EtIndonesia. Pemadaman listrik besar-besaran memutus aliran listrik ke sekitar 130.000 rumah dan bisnis di San Francisco, Amerika Serikat pada Sabtu (20/12/2025) waktu setempat, menurut perusahaan utilitas Pacific Gas and Electric Co. (PG&E).
Gangguan listrik tersebut membuat wilayah luas di bagian utara kota tenggelam dalam kegelapan, dimulai dari lingkungan Richmond dan Presidio, serta kawasan sekitar Golden Gate Park sejak awal sore hari, lalu meluas ke area lainnya.
PG&E tidak segera menanggapi permintaan komentar mengenai penyebab pemadaman tersebut. Gangguan ini berdampak pada sekitar sepertiga pelanggan perusahaan utilitas itu di San Francisco.
Unggahan di media sosial dan laporan media lokal menyebutkan penutupan massal restoran dan toko, serta lampu lalu lintas dan dekorasi Natal yang padam.
Departemen Manajemen Darurat San Francisco menyatakan di platform X bahwa terjadi “gangguan transportasi yang signifikan” di seluruh kota, serta mengimbau warga untuk menghindari perjalanan yang tidak penting dan memperlakukan lampu lalu lintas yang mati sebagai persimpangan empat arah.
Badan-badan transportasi kota mengatakan mereka melewati beberapa halte bus Muni dan stasiun kereta BART akibat pemadaman listrik tersebut.
Setidaknya sebagian pemadaman disebabkan oleh kebakaran yang terjadi di dalam sebuah gardu listrik PG&E di persimpangan 8th Street dan Mission Street, menurut pernyataan pejabat pemadam kebakaran di X sekitar pukul 15.15.
Sekitar pukul 16.00, PG&E mengumumkan di X bahwa mereka telah menstabilkan jaringan listrik dan tidak memperkirakan adanya pemadaman tambahan bagi pelanggan.
Namun, hingga pukul 23.00, pusat informasi pemadaman PG&E menunjukkan bahwa pusat kota San Francisco masih mencatat 36.743 pelanggan terdampak pemadaman. Situs tersebut menyebutkan perkiraan waktu pemulihan listrik pada pukul 23.30. (asr)


