EtIndonesia. Kita sering kali tidak tahu apa yang seharusnya kita lakukan. Impian yang dulu pernah kita miliki perlahan menjadi semakin kabur, hingga kita pun kebingungan menentukan langkah berikutnya. Mungkin, setelah membaca kisah tiga menit berikut ini, kamu akan mendapatkan pencerahan.
Sebuah jam kecil yang baru saja dirakit diletakkan di antara dua jam tua. Kedua jam tua itu terus berdetak, “tik-tak, tik-tak”, detik demi detik berjalan tanpa henti.
Salah satu jam tua berkata kepada jam kecil: “Ayo, sekarang giliranmu bekerja. Tapi aku agak khawatir, setelah kamu berdetak sebanyak 32 juta kali, aku takut kamu tidak akan sanggup lagi.”
“Ya Tuhan, 32 juta kali?” jam kecil terkejut. “Harus melakukan pekerjaan sebesar itu? Tidak mungkin, aku tidak sanggup.”
Jam tua yang satunya lagi berkata: “Jangan dengarkan omong kosongnya. Tidak perlu takut. Kamu hanya perlu berdetak satu kali setiap detik.”
“Mana ada hal yang sesederhana itu?” jawab jam kecil dengan ragu. “Tapi kalau memang begitu, aku akan mencobanya.”
Jam kecil pun dengan santai berdetak sekali setiap detik: “tik”, lalu “tak”.
“Tik”, lalu “tak” lagi.
Tanpa terasa, satu tahun pun berlalu—dan jam kecil itu telah berdetak sebanyak 32 juta kali.
Pesan hidup:
Setiap orang ingin mimpinya menjadi kenyataan. Namun kesuksesan sering terasa begitu jauh, seolah tak terjangkau. Rasa lelah dan kurang percaya diri membuat kita meragukan kemampuan sendiri, lalu menyerah sebelum benar-benar berjuang.
Padahal, kita tidak perlu memikirkan apa yang akan terjadi sebulan atau setahun ke depan.
Cukup pikirkan: apa yang harus aku lakukan hari ini? Apa yang perlu aku kerjakan besok?
Lalu, lakukan dengan sungguh-sungguh.
Seperti jam kecil itu—cukup berdetak satu kali setiap detik—perlahan tapi pasti, kebahagiaan dan keberhasilan akan meresap ke dalam hidup kita.(jhn/yn)


