Tuliskan Mimpimu

EtIndonesia. Pada 27 November 1940, fia lahir di San Francisco, Amerika Serikat. Nama Inggrisnya adalah Bruce Lee (Li Xiaolong). Karena ayahnya seorang aktor, sejak kecil dia sudah sering tampil sebagai figuran. Dari situlah tumbuh mimpinya untuk menjadi seorang aktor.

Namun, karena kondisi fisiknya yang lemah, sang ayah menyuruhnya belajar bela diri untuk memperkuat tubuh. Pada tahun 1961, dia diterima di University of Washington dengan jurusan filsafat. Seperti kebanyakan orang pada umumnya, dia kemudian menikah dan memiliki anak. Tetapi jauh di lubuk hatinya, dia tidak pernah sekalipun melepaskan mimpi untuk menjadi seorang aktor.

Suatu hari, ketika berbincang dengan seorang teman tentang mimpi, dia dengan santai menuliskan tujuan hidupnya di selembar kertas kecil: “Aku, Bruce Lee, akan menjadi superstar dengan bayaran tertinggi di seluruh Amerika. Sebagai imbalannya, aku akan mempersembahkan pertunjukan yang paling menggugah dan paling mengguncang. Mulai tahun 1970, aku akan meraih ketenaran dunia. Pada tahun 1980, aku akan memiliki kekayaan sebesar 10 juta dolar AS. Saat itu, aku dan keluargaku akan menjalani kehidupan yang bahagia, harmonis, dan penuh kebahagiaan.”

Saat menuliskan catatan kecil itu, hidupnya sedang berada di titik kemiskinan dan kesulitan. Tidak sulit membayangkan, seandainya kertas itu dibaca orang lain, betapa besar ejekan yang akan dia terima.

Namun dia menyimpan kata-kata itu dalam-dalam di hatinya. Demi mewujudkan mimpinya, dia menaklukkan kesulitan demi kesulitan yang nyaris tak terbayangkan oleh orang biasa.Pernah suatu kali dia mengalami cedera serius pada saraf tulang belakang dan harus terbaring di tempat tidur selama empat bulan. Tetapi kemudian, dia bangkit kembali—seolah sebuah keajaiban.

Pada 1971, takdir akhirnya tersenyum kepadanya. Film-film yang fia bintangi—The Big Boss, Fist of Fury, dan The Way of the Dragon—semuanya memecahkan rekor box office Hong Kong.

Pada 1972, ia membintangi film kolaborasi antara Hong Kong Golden Harvest dan Warner Bros. Amerika, Enter the Dragon. Film ini melambungkan namanya ke panggung dunia sebagai bintang internasional, dan fia dijuluki “Raja Kung Fu.”

Pada 1998, majalah Time di Amerika Serikat menobatkannya sebagai salah satu “Ikon Pahlawan Abad ke-20”—dan fia adalah satu-satunya tokoh keturunan Tionghoa yang terpilih.

Dia adalah Bruce Lee—“orang Asia yang paling dikenal oleh orang Eropa,” dan hingga kini, salah satu bintang Tionghoa dengan reputasi tertinggi di dunia.

Pada Juli 1973, saat kariernya baru saja mencapai puncak, Bruce Lee meninggal dunia karena sakit. Dalam sebuah lelang peninggalan Bruce Lee yang diadakan di California, Amerika Serikat, secarik kertas berisi catatan mimpinya itu dibeli oleh seorang kolektor dengan harga 2,9 juta dolar AS. Bersamaan dengan itu, 2.000 salinan resmi yang dilegalkan pun ludes terjual dalam sekejap.

Di akhir lelang, sang pembawa acara berseru keras:  “Inilah alasan mengapa apa pun yang kamu pikirkan—sebaiknya segera kamu tuliskan!”

Hikmah cerita:

Tuliskan mimpimu sekarang juga, meski hanya di selembar kertas kecil yang tampak sepele. Siapa tahu, seratus tahun kemudian, kertas itu bisa bernilai puluhan juta dolar.(jhn/yn)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine