Belakangan ini, di banyak wilayah Tiongkok sering terjadi insiden ambulans yang secara paksa membawa orang pergi, sehingga memicu kecurigaan publik bahwa hal tersebut berkaitan dengan praktik pengambilan organ hidup oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT). Baru-baru ini, kembali beredar sebuah video yang menunjukkan sebuah ambulans di Shenzhen, Guangdong, menyeret pergi seorang wanita muda yang berteriak keras meminta pertolongan di tengah jalan.
EtIndonesia. Berdasarkan tangkapan layar yang beredar di media sosial luar negeri, video tersebut diunggah oleh sebuah akun Douyin bernama “叢林jungle”. Saat ini, tidak hanya video tersebut telah menghilang, akun pengunggahnya pun tidak lagi dapat ditemukan. Lokasi yang tertera dalam video menunjukkan Kota Shenzhen.
Dalam video terlihat bahwa meskipun hari telah malam, jalanan masih ramai oleh orang-orang. Di tepi jalan terparkir sebuah ambulans. Beberapa pria berpakaian hitam terlihat mengangkat secara paksa seorang wanita muda ke atas tandu dan berusaha memasukkannya ke dalam ambulans. Di samping mereka tampak dua orang yang mengenakan seragam tenaga medis. Di lokasi juga terlihat seorang wanita muda lain yang mengenakan rok pendek dan membawa tas hitam, yang diduga mengenal wanita yang berada di atas tandu.
Wanita yang diangkat ke atas tandu tersebut tampak tidak diikat, namun seolah telah kehilangan kemampuan untuk melawan dan tidak bisa bangun. Ia menangis sambil berteriak meminta tolong, berulang kali berteriak, “Tolong!” serta mengatakan, “Saya tidak mabuk,” “Saya sangat kesakitan, saya sangat lelah, saya tidak ingin mati.”
Jeritan putus asa wanita tersebut menarik perhatian para pejalan kaki. Salah seorang pria tampak waspada dan dengan keras memarahi orang-orang yang memaksanya pergi: “Dari rumah sakit mana kalian? Sudah lapor ke 110 belum? Ada pencatatan kasus tidak? Kalian langsung menyeret orang begitu saja?!”
Kemudian, pintu ambulans ditutup dan kendaraan itu pun pergi. Saat pintu ditutup, terlihat sebuah tas hitam bergoyang di dekat pintu, menunjukkan bahwa wanita di atas tandu kemungkinan telah dimasukkan ke dalam ambulans. Wanita yang membawa tas hitam tersebut juga ikut naik ke dalam kendaraan.
广西贵港旧西站附近,一个16岁女孩被车撞成轻伤,却被四个人强行绑在担架,送上救护车,女孩大喊“我有乙肝”,第二天女孩的遗体送到了殡仪馆,更令人震惊的是绑架女孩的一个身穿黑衣的男人竟然和6月18日走器官移植绿色通道的男人相似,包括衣服裤子、发型身型。网友疑惑,这个男人到底做过多少单了? pic.twitter.com/2h0xuoGzeF
— 邓丽婷是茉露 (@DengMolu104) June 23, 2025
Karena warga yang membocorkan kejadian ini telah dibungkam, hingga kini penyebab sebenarnya dari insiden tersebut belum dapat dipastikan. Namun, banyak warganet mencurigai keterkaitannya dengan pengambilan organ hidup, dan meninggalkan komentar seperti:
“Ambulans apa ini? Kok perlu tiga pria bertubuh besar?”
“Sudah cocok donor-organnya?”
“Pejabat tua mana yang sangat butuh organ sampai tidak bisa menunggu?”
“Semakin terang-terangan saja!”
Dalam beberapa tahun terakhir, di berbagai daerah di Tiongkok daratan sering beredar video tentang ambulans yang secara paksa membawa orang pergi, dan kejadian seperti ini belakangan semakin sering terjadi.
5月16日,河南禹州,网友发布视频表示:禹州市中医院120急救车的医护人员,疑似用手铐控制一女子,女子自报姓名,现场向路人呼喊救命🆘 pic.twitter.com/68IliW8gYe
— 狼图腾 (@58cB4AdDMjKCsOJ) May 16, 2025
Tidak hanya ambulans yang menyeret orang di jalanan, bahkan ada pula petugas berseragam yang menerobos masuk ke gedung apartemen, mengangkat paksa seorang wanita dari dalam rumahnya, memasukkannya ke ambulans, sementara wanita tersebut berteriak meminta pertolongan dengan keras. (Hui)
Sumber : NTDTV.com


