Bengkel-bengkel Perbaikan Mobil di Berbagai Kota di Tiongkok Memboikot Mobil Xiaomi, Memicu Diskusi Panas 

EtIndonesia. Belakangan ini, pemilik bengkel mobil di banyak daerah di Tiongkok secara terbuka menyatakan bahwa bengkel mereka tidak lagi menyediakan layanan apa pun untuk mobil Xiaomi. Pemicu utamanya adalah insiden sebuah mobil listrik Xiaomi SU7 yang tiba-tiba terbakar saat sedang dicuci di sebuah bengkel di Haikou. Pihak Xiaomi secara resmi menyatakan bahwa penyebab kebakaran tidak terkait dengan kendaraan maupun baterai, sehingga memicu keraguan dan pertanyaan luas dari publik.

Bengkel Mobil di Banyak Daerah Menolak Melayani Mobil Xiaomi

Pada 19 Januari, di sebuah bengkel mobil di Kota Haikou, sebuah Xiaomi SU7 tiba-tiba terbakar saat dalam kondisi terparkir. Pada tanggal 20 Januari, Xiaomi merilis pengumuman resmi yang menyatakan bahwa kebakaran tersebut tidak ada kaitannya dengan mobil maupun baterai.

Dalam beberapa hari terakhir, pemilik bengkel mobil di berbagai daerah Tiongkok ramai-ramai mengunggah video, menyatakan bahwa bengkel mereka tidak lagi akan memberikan layanan apapun kepada mobil Xiaomi. Kekhawatiran utama para pemilik bengkel adalah jika terjadi kebakaran saat mobil Xiaomi diperbaiki atau dirawat di bengkel mereka, maka tanggung jawabnya tidak sanggup mereka tanggung.

 “Hari ini tanggal 23 Januari 2026, saya resmi mengumumkan kepada semua orang, mulai hari ini kami tidak lagi melayani mobil Xiaomi, termasuk pengisian angin ban, tambal ban, cuci mobil, maupun perbaikan,” ujar seorang pemilik bengkel dalam video. 

“Di Hainan, ada bengkel cuci mobil yang terbakar habis hanya karena mencuci sebuah mobil Xiaomi. Pabrikan mengatakan mobil tidak bermasalah dan baterai juga tidak bermasalah. Akibatnya, bengkel-bengkel seperti kami jadi sama sekali tidak berani memperbaiki mobil Xiaomi lagi,” tambahnya. 

Ia menegaskan, “Untuk kendaraan energi baru, kami hanya melayani Tesla.”

Pemilik bengkel lain juga mengatakan dalam videonya:  “Mulai hari ini, bengkel kami tidak lagi memberikan layanan apa pun untuk mobil Xiaomi, termasuk cuci mobil, isi angin, dan tambal ban.”

Ia menambahkan bahwa hampir semua orang telah melihat kasus kebakaran mobil Xiaomi di Haikou. Mobil bahkan belum sempat dicuci, tetapi bengkel sudah hangus terbakar. “Pabrikan bilang mobil dan baterainya tidak bermasalah. Kami juga tidak tahu sebenarnya masalahnya di mana. Sekarang, setiap kali melihat mobil Xiaomi, saya jadi takut.”

Perbincangan Hangat di Dunia Maya

Penolakan bengkel-bengkel mobil di berbagai daerah terhadap mobil Xiaomi pun memicu perbincangan hangat. Warganet Tiongkok berkomentar:

“Sekarang para pemilik bengkel kecil ini benar-benar ketakutan. Cari uang itu tidak mudah.”

“Cuci mobil cuma dapat 30 yuan, tapi sewaktu-waktu bisa ganti rugi 300 ribu yuan.”

“Ah, Xiaomi ini seperti racun paraquat—ke mana pun pergi, tak ada rumput yang tumbuh.”

“Saya rasa sekarang banyak bengkel servis juga punya pikiran yang sama. Entah apa yang dipikirkan perusahaan Xiaomi.”

Xiaomi SU7 Terbakar Saat Dicuci, Sikap Pabrikan Dipertanyakan

Menurut laporan media sebelumnya, pada 19 Januari sekitar pukul 17.00, di sebuah pusat layanan mobil di Jalan Xiakan East, Haikou, sebuah mobil energi baru Xiaomi SU7 baru saja dibawa masuk untuk dicuci, namun tidak lama kemudian tiba-tiba terbakar dan mengeluarkan asap hitam pekat.

Setelah kejadian, area di sekitar bengkel tersebut dipasangi garis pembatas. Staf bengkel mengatakan bahwa pemilik mobil memarkir kendaraan di dalam bengkel lalu turun dari mobil. Tak lama kemudian, seseorang mencium bau aneh dan melihat mobil tersebut mulai mengeluarkan asap lalu terbakar.

Pemilik mobil bermarga Su mengatakan bahwa Xiaomi SU7 tersebut dibeli pada April 2025, tidak pernah terendam banjir maupun mengalami kecelakaan lalu lintas. Ia juga mengaku tidak mengetahui penyebab kebakaran tersebut.

Aksi penolakan bengkel-bengkel mobil terhadap mobil Xiaomi juga ramai diperbincangkan di platform X. Salah satu komentar berbunyi:  “Mobil Xiaomi: saya tidak terbakar! Bengkel: saya tidak berani lagi! Ini benar-benar ‘produsen keras kepala, pedagang cari selamat’.” (Hui)

Laporan gabungan oleh reporter Luo Tingting / Penyunting penanggung jawab: Wen Hui

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

Apa yang Diungkapkan Pilihan Pakaian Anda Terkait Kepribadian Anda

Seorang peneliti di Universitas New York menemukan bahwa otak manusia membuat 11 penilaian berbeda terhadap orang asing dalam tujuh detik pertama pertemuan.  Psikologi mode (fashion...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine