EtIndonesia. Seorang mahasiswa miskin, demi membayar uang sekolahnya, berkeliling dari rumah ke rumah untuk menjual barang dagangan.
Saat malam tiba, perutnya terasa sangat lapar, sementara di sakunya hanya tersisa satu koin kecil.
Ketika seorang gadis muda yang cantik membuka pintu, keberaniannya tiba-tiba menghilang.
Dia tidak berani meminta makanan, dan hanya berkata dengan pelan: “Bolehkah saya meminta segelas air?”
Gadis itu melihat wajahnya yang jelas menunjukkan rasa lapar. Tanpa berkata banyak, dia justru membawakan segelas besar susu segar.
Pemuda itu meminumnya perlahan, lalu bertanya dengan sopan: “Berapa yang harus saya bayar?”
Gadis itu menjawab lembut : “Kamu tidak berutang apa pun. Ibu kami mengajarkan, jangan pernah meminta imbalan atas perbuatan baik.”
Pemuda itu berkata : “Kalau begitu, izinkan saya mengucapkan terima kasih dengan sepenuh hati.”
Saat Howard Kelly pergi, dia merasakan tubuhnya menjadi lebih kuat. Bukan hanya fisiknya yang pulih, iman dan kepercayaannya kepada Tuhan dan kepada manusia pun tumbuh kembali.
Padahal sebelumnya, dia telah berada di titik putus asa dan hampir menyerah pada segalanya.
Beberapa tahun kemudian, gadis muda itu jatuh sakit parah. Para dokter setempat sudah angkat tangan.
Akhirnya, keluarganya membawanya ke kota besar untuk menemui para dokter spesialis, guna memeriksa penyakit langka yang dideritanya.
Dokter yang menangani kasus tersebut adalah dr. Howard Kelly.
Ketika dia mendengar bahwa pasien itu berasal dari sebuah kota kecil tertentu, matanya memancarkan cahaya yang aneh.
Dia segera mengenakan jas dokternya dan berjalan menuju bangsal rumah sakit, lalu memasuki kamar pasien.
Sekali melihatnya, dia langsung mengenalinya.
Dia kembali ke ruang diagnosa dan bertekad dalam hati untuk mencurahkan seluruh kemampuannya demi menyelamatkan nyawa wanita itu.
Sejak hari itu, dia memberi perhatian khusus pada kondisi pasien tersebut.
Setelah perjuangan panjang dan melelahkan, akhirnya wanita itu berhasil diselamatkan dan pulih dari penyakitnya.
Suatu hari, bagian administrasi mengirimkan tagihan biaya rumah sakit ke meja dokter untuk ditandatangani.
Dokter itu menatap tagihan tersebut sejenak, lalu menuliskan beberapa kata di tepi kertas, sebelum mengirimkannya ke kamar pasien.
Wanita itu takut membuka tagihan tersebut, karena dia yakin perlu menghabiskan seumur hidup untuk melunasi biaya pengobatan itu.
Namun akhirnya dia memberanikan diri membukanya.
Dan matanya tertuju pada kalimat yang tertulis di tepi tagihan itu: “Segelas susu segar telah cukup untuk melunasi seluruh biaya pengobatan.”
Tertanda:
Dr. Howard Kelly
Air mata pun mengalir di wajahnya. Dengan hati penuh syukur, dia berdoa: “Ya Tuhan, terima kasih. Terima kasih atas kasih-Mu yang terus mengalir dan disebarkan melalui hati dan tangan manusia.”
Hikmah Cerita
Ada sebuah kalimat indah dalam film Evan Almighty yang berbunyi: “Jika setiap orang melakukan satu perbuatan baik secara acak, dunia akan ikut berubah.”
Mengubah dunia memang terdengar sangat sulit. Namun Tuhan mengajarkan satu hal sederhana: mengubah diri sendiri jauh lebih mudah daripada mengubah dunia. Ketika cara berpikir, sikap, dan tindakan seseorang berubah, dunia di sekitarnya pun ikut berubah.
Sebuah senyuman kecil bisa dibalas dengan senyuman lain. Satu perbuatan baik, sekecil apa pun, bisa mengubah takdir seseorang— bahkan, tanpa disadari, juga mengubah takdir diri kita sendiri di masa depan.
Jangan menunda berbuat baik hanya karena terlihat kecil. Jangan meremehkan keburukan meski tampak sepele.
Kami percaya, ketika niat hati berubah, jalan hidup pun ikut berubah. Semoga kita semua hidup dalam kebahagiaan dan keberkahan. (jhn/yn)


