Mata-Mata di Jalan Raya? Mobil Listrik Tiongkok Picu Kekhawatiran Keamanan Nasional Kanada

Kesepakatan antara Kanada dan Partai Komunis Tiongkok (PKT) untuk membuka impor mobil listrik Tiongkok terus memicu kekhawatiran serius di kalangan anggota parlemen dan pakar keamanan. Mereka memperingatkan bahwa kendaraan-kendaraan tersebut berpotensi mengumpulkan data pergerakan dan komunikasi warga Kanada, sehingga menimbulkan ancaman besar terhadap keamanan nasional.

EtIndonesia. Baru-baru ini, Komite Urusan DPR Kanada menggelar dengar pendapat untuk membahas rencana impor 49.000 unit mobil listrik Tiongkok. Sejumlah anggota parlemen mempertanyakan risiko keamanan yang mungkin ditimbulkan.

“Ketika menandatangani perjanjian dengan Tiongkok, melakukan pengadaan, atau mengimpor produk—seperti 49.000 mobil listrik tersebut—bagaimana proses peninjauan keamanannya dilakukan? Karena kendaraan-kendaraan ini bisa menjadi ‘mata-mata kecil di jalan raya’, merekam percakapan kita, pergerakan kita, bahkan mengumpulkan data seperti jumlah penumpang di dalam mobil,” kata anggota Parlemen Kanada Christine Normandin. 

“Dari sudut pandang keamanan nasional, apakah proses peninjauan perjanjian semacam ini setara dengan peninjauan dalam kasus merger dan akuisisi perusahaan?” tambahnya. 

Menteri Keamanan Publik Kanada Gary Anandasangaree menanggapi: “Semua kendaraan yang diimpor ke Kanada akan dilengkapi dengan langkah-langkah perlindungan untuk memastikan keamanan informasi kita.”

Bulan lalu, Perdana Menteri Kanada mencapai kesepakatan dagang saat berkunjung ke Beijing, yang memungkinkan impor 49.000 mobil listrik Tiongkok per tahun, jumlah yang mencakup sekitar setengah dari total pasar mobil listrik murni di Kanada. Perdana Menteri Provinsi Ontario, Doug Ford, sebelumnya mengecam kesepakatan ini dan menyebut mobil listrik Tiongkok sebagai “mobil mata-mata”.

Mantan pejabat intelijen yang telah pensiun dari Badan Intelijen Keamanan, Neil Bisson, juga mengatakan bahwa PKT dan perusahaan-perusahaan Tiongkok berpotensi memanfaatkan mobil listrik yang terhubung ke jaringan untuk menyadap percakapan dan melacak pergerakan. Karena mobil listrik terhubung ke jaringan listrik nasional dan internet, jika disalahgunakan secara jahat, kendaraan tersebut bisa menjadi “pintu belakang” untuk menyusup ke infrastruktur Kanada.

Sementara itu, CEO perusahaan keamanan siber Beauceron Security, David Shipley, menekankan bahwa PKT memiliki kemampuan teknologi pengawasan yang sangat maju. Selain itu, Undang-Undang Keamanan Nasional Tiongkok mewajibkan perusahaan untuk bekerja sama dengan pemerintah, sehingga potensi risiko keamanan dari mobil listrik Tiongkok menjadi semakin mengkhawatirkan.

Jurnalis investigasi senior Kanada Sam Cooper mengatakan: “Berdasarkan pemahaman akademis saya terhadap isu ini, saya yakin mobil-mobil listrik tersebut sangat mungkin terhubung dengan sistem pengumpulan intelijen PKT, mengumpulkan data melalui audio atau video, lalu mengirimkannya kembali ke Tiongkok.”

Laporan oleh reporter New Tang Dynasty Television, Shu Can, Kanada.

INSPIRASI ERABARU

Chemistry Tumbuh dari Kedekatan: Mengapa Kencan Tatap Muka Masih Tak Tergantikan di Era Digital

Di era ketika lebih dari setengah lajang berusia di bawah 30 tahun menggunakan aplikasi kencan, berbagai bukti menunjukkan bahwa pendekatan digital terhadap percintaan mungkin...

Mengapa Introvert dan Ekstrovert Sama-Sama Berperan Penting dengan Kekuatan Mereka yang Unik

Cara sistem saraf kita merespons lingkungan sosial mencerminkan lebih dari sekadar kepribadian. Oleh Sarah Campise Hallier Dua orang teman memasuki sebuah bar karaoke. Yang satu langsung...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine