Tentara Iran Putus Asa: “Komandan Sudah Kabur, Tinggal Kami Berdua Menunggu Mati”

EtIndonesia. Markas besar Garda Revolusi Islam Iran pada Jumat (6 Maret) dilaporkan dihancurkan dalam serangan. Berdasarkan video yang beredar di platform X, seorang tentara di sebuah kamp militer Iran merekam dirinya sendiri dan mengatakan: “Sejak hari ketika Ali Khamenei tewas dibom, rudal Amerika dan Israel menghantam semua kamp militer di Iran. Para komandan langsung menghilang—entah melarikan diri, terbunuh oleh bom, atau bersembunyi di bawah tanah seperti tikus.” Belum diketahui secara pasti di mana dan kapan peristiwa itu terjadi.

Ia juga mengatakan: “Sekarang tidak ada komando sama sekali. Di seluruh kamp militer hanya tersisa dua tentara. Kami seperti lalat tanpa kepala. Tidak ada yang memberi tahu apakah kami harus pergi atau tetap tinggal. Saya sendiri ketakutan dan sudah beberapa malam tidur di luar, takut tiba-tiba terkena serangan.”

Seorang pengguna internet menulis bahwa banyak tentara Iran mulai menggunakan media sosial untuk merekam situasi sebenarnya, karena struktur komando militer disebut sudah sepenuhnya kacau.

Markas IRGC di Ahvaz Dilaporkan Hancur

Video lain menunjukkan markas Islamic Revolutionary Guard Corps di kota Ahvaz diserang dengan beberapa bom penembus bunker, yang menghancurkan kompleks bangunan serta bunker bawah tanah.

Sejumlah warganet mengatakan bahwa Amerika Serikat telah “menghapus markas IRGC dari peta.”

Gedung Peradilan di Teheran Juga Hancur

Video lain juga menunjukkan gedung peradilan kedua Iran di ibu kota Tehran hancur menjadi puing-puing akibat serangan.

Bandara Mehrabad Dibombardir

Pada 7 Maret dini hari, setelah serangan udara baru oleh Israel terhadap Teheran, terjadi ledakan besar dan kebakaran di Bandar Udara Internasional Mehrabad.

Video dramatis yang beredar di media sosial menunjukkan bola api raksasa dan asap tebal membumbung ke langit malam, sementara cahaya api menerangi langit.

Media pemerintah Iran juga mengkonfirmasi bahwa Bandara Mehrabad telah dibombardir. Bandara ini merupakan salah satu pusat transportasi internasional utama Iran dan diketahui menempatkan aset Angkatan Udara Iran serta fasilitas logistik yang terkait 

Seorang aktivis demokrasi Tiongkok yang tinggal di Amerika Serikat, Tang Baiqiao, menulis di X:  “Militer AS sedang melakukan pemboman tanpa celah terhadap Bandara Mehrabad di Teheran. Dengan demikian, jalur pelarian bagi teroris Iran telah sepenuhnya terputus. Selanjutnya mereka hanya punya dua pilihan: menyerah atau menyusul Khamenei.”

Laporan disusun oleh reporter Luo Tingting.  Editor : Wen Hui – NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine