Di berbagai daerah, otoritas Tiongkok menggunakan drone untuk “menyemprot pestisida gratis” pada tanaman seperti bunga rapa (canola). Namun, tindakan ini justru menyebabkan hasil panen menurun bahkan tanaman mati, serta memicu kematian massal lebah atau perilaku tidak normal seperti berkumpul di kawasan pemukiman dan pabrik. Keluhan masyarakat pun meluas.
EtIndonesia. Sejak tahun lalu, warganet di berbagai daerah merekam drone yang diam-diam menyemprotkan zat tidak dikenal di kota maupun pedesaan pada malam hari. Baru-baru ini, media pemerintah CCTV kembali mempromosikan program penyemprotan pestisida “gratis” untuk petani tanaman rapa, namun justru memicu kecaman luas dari publik.
無人機油菜花打藥後遺症顯現!蜜蜂大軍出動成群亂飛!包圍工廠 小區!家裏蜜蜂成群!密密麻麻場面震撼❗️
— 沧海一粟 (@jasmine201515) March 19, 2026
ps:中共的存在對大自然來說,都是一種災難。#蜜蜂🐝 #油菜花 pic.twitter.com/HrOVfuY7SL
Opini publik mengkritik bahwa pihak berwenang “melawan alam” dan merusak lingkungan. Penyemprotan saat masa berbunga dapat membunuh lebah penyerbuk, yang pada akhirnya menurunkan hasil panen rapa serta mengancam keberlangsungan tanaman lain.
Setelah itu, beredar banyak video di internet yang menunjukkan dampak buruk dari penyemprotan pestisida oleh drone. Ada yang mengungkapkan bahwa bibit gandum miliknya mati beberapa hari setelah disemprot. Ada juga yang mengeluhkan sayuran “bebas polusi” yang mereka tanam menjadi rusak total akibat pestisida, dan kini sedang mengajukan kompensasi.
Sejumlah peternak lebah juga mengunggah video yang memperlihatkan kematian lebah dalam jumlah besar. Seorang peternak lebah di Changde, Provinsi Hunan, bahkan memposting video untuk menuntut ganti rugi, namun dilaporkan beberapa kali mendapat ancaman untuk menghapus videonya.
3月17日,湖南常德。一名蜂农反映,当地使用无人机给油菜花喷洒农药,导致其饲养的蜜蜂出现大面积伤亡。自己发视频维权后,村委会和镇政府工作人员多次上门,要求自己把视频删掉。
— ChenguangD弟兄 (@chenguang36911) March 19, 2026
蜂农说:我不可能删掉视频,除非赔偿我的损失。 pic.twitter.com/dv5eLrapEy
Selain itu, banyak warganet merekam kejadian lebah dalam jumlah besar yang diduga menghindari pestisida di alam bebas, lalu masuk ke pabrik, kawasan permukiman, bahkan ke dalam rumah warga. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan serangan lebah.
Beberapa warga yang peduli bahkan mencoba membuat makanan untuk lebah, dengan harapan membantu mereka bertahan hidup di tengah kondisi sulit tersebut. (Hui)
Sumber : NTDTV.com


