Menteri Intelijen Iran Esmail Khatib Tewas; Rezim Diterpa Guncangan Besar

EtIndonesia. Mari kita simak perkembangan terbaru di Timur Tengah. Operasi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran telah memasuki hari ke-19. Kepemimpinan Iran kini menghadapi gelombang serangan “eliminasi terarah”.

Sehari setelah pejabat tinggi keamanan nasional Iran, Ali Larijani, dilaporkan tewas, Israel dan Iran secara terpisah mengonfirmasi bahwa Menteri Intelijen Iran, Esmail Khatib, juga telah tewas.

Pada saat yang sama, militer AS meningkatkan serangan dengan menjatuhkan sejumlah bom penembus bunker seberat 5.000 pon, yang mana berhasil menghancurkan basis rudal Iran yang diperkuat berlapis.

Kepala Intelijen Iran Tewas

Kementerian Pertahanan Israel kembali mengumumkan bahwa mereka telah menewaskan Esmail Khatib.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz pada Rabu (18 Maret) pagi mengkonfirmasi bahwa Khatib tewas dalam serangan udara presisi pada malam sebelumnya. Ia menyatakan bahwa tahap berikutnya adalah operasi pembersihan menyeluruh terhadap pimpinan tingkat atas Iran.

Ia juga menyebut bahwa militer telah diberi kewenangan untuk bertindak segera begitu intelijen dan waktu operasi dinilai tepat.

“Diperkirakan hari ini akan terjadi perkembangan besar di semua front, yang akan semakin meningkatkan perang kita terhadap Iran dan Hizbullah di Lebanon,” kata Katz. 

Pada hari yang sama, Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga mengonfirmasi kematian Khatib. Setelah itu, Iran melancarkan serangan balasan ke wilayah padat penduduk di Tel Aviv, yang menyebabkan sedikitnya dua orang tewas.

Dampak Besar bagi Stabilitas Iran

Menurut analisis media Iran International, kematian Khatib memberikan dampak khusus terhadap rezim Iran. Ia tidak hanya memimpin intelijen, tetapi juga berperan dalam mendefinisikan gejolak sosial sebagai “infiltrasi asing”.

Selama masa jabatannya, protes domestik, media luar negeri, dan aktivitas advokasi dikategorikan sebagai bagian dari “perang hibrida” oleh musuh. Dalam empat tahun masa jabatannya, jumlah eksekusi mati di Iran meningkat tajam, dengan sedikitnya 1.900 eksekusi dilakukan pada tahun 2025 saja.

Menurut laporan Associated Press, meskipun Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa sistem Iran tidak bergantung pada satu individu, namun dengan kematian para pemimpin intelijen dan keamanan secara berturut-turut, serta bertepatan dengan periode sensitif festival “Chaharshanbe Suri” (festival api), muncul tanda-tanda turunnya moral dan kekacauan komando di tingkat pasukan keamanan.

Serangan AS dan Dampak Lainnya

Komando Pusat AS pada Selasa menyatakan bahwa militer AS menggunakan bom penembus bunker 5.000 pon untuk menyerang basis rudal Iran di sepanjang pesisir dekat Selat Hormuz.

Bom jenis ini mampu menembus target yang diperkuat sebelum meledak. Pihak militer menyebut bahwa rudal jelajah anti-kapal yang ditempatkan di lokasi tersebut menjadi ancaman bagi pelayaran internasional di Selat Hormuz.

Namun, menurut laporan ABC News, sejauh ini lebih dari selusin drone tempur MQ-9 Reaper milik AS telah dihancurkan dalam operasi tersebut. Drone MQ-9, yang bernilai sekitar 16 juta dolar AS, dapat digunakan untuk pengintaian sekaligus membawa rudal Hellfire.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyatakan bahwa pada Rabu, sebuah rudal Iran menghantam area dekat Pangkalan Udara Al Minhad milik Australia di Uni Emirat Arab. Beruntung, seluruh personel militer Australia selamat.

Ia menambahkan bahwa rudal tersebut menghantam jalan menuju pangkalan dan menyebabkan kebakaran kecil, serta menimbulkan kerusakan ringan pada sebuah gedung akomodasi dan fasilitas medis.

Reporter NTD Television, Wang Ziyi, melaporkan dari Amerika Serikat.

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine