EtIndonesia. Pesawat Bombardier CRJ-900 milik maskapai Air Canada Express mengalami tabrakan dengan Truk damkar saat mendarat di Bandara LaGuardia, New York, Amerika Serikat pada 23 Maret 2026 malam. Insiden itu menyebabkan bandara LaGuardia ditutup sementara.
Menurut laporan dari situs pelacakan penerbangan Flightradar24, pesawat tersebut bertabrakan dengan sebuah mobil pemadam kebakaran saat mendarat.
Dilaporkan bahwa pesawat CRJ-900 yang berangkat dari Montreal itu menabrak Truk damkar dengan kecepatan sekitar 24 mil per jam (39 km/jam) saat proses pendaratan. Pesawat tersebut dioperasikan oleh Jazz Aviation, mitra regional dari Air Canada.
Sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan bahwa setelah insiden tersebut, bagian hidung pesawat mengalami kerusakan parah. Pihak bandara segera melakukan evakuasi dan operasi penyelamatan, sementara para penumpang dievakuasi dari pesawat.
🚨 BREAKING: MASS CASUALTY EVENT DECLARED AT LaGUARDIA AIRPORT IN NEW YORK CITY
— Nick Sortor (@nicksortor) March 23, 2026
An Air Canada flight has crashed into a fire truck on the runway with at least 100 injuries reported — many of them critical
Rapidly developing
Pray for the victims 🙏🏻 pic.twitter.com/o2rwMfgRvX
Menurut laporan dari New York Post, insiden yang terjadi sebelum pukul 23.40 waktu setempat yang mengakibatkan empat petugas pemadam kebakaran mengalami luka serius. Para korban diketahui berasal dari Kepolisian Otoritas Pelabuhan.
Pesawat Bombardier CRJ-900 tersebut dilaporkan membawa sekitar 100 penumpang, dan saat ini kondisi mereka sedang dievaluasi.
Mengutip pemberitahuan dari regulator penerbangan, Federal Aviation Administration (FAA) telah memerintahkan penghentian seluruh penerbangan di bandara tersebut hingga pukul 05.30 waktu Greenwich (GMT).
Dalam pemberitahuannya, FAA menyebutkan bahwa penghentian penerbangan disebabkan oleh keadaan darurat dan kemungkinan akan diperpanjang, meskipun tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Situs resmi Bandara LaGuardia menunjukkan bahwa penerbangan yang seharusnya tiba telah dialihkan ke bandara lain atau kembali ke bandara asal.
Dalam pemberitahuan terpisah kepada pilot, FAA juga menyatakan bahwa bandara kemungkinan akan ditutup hingga pukul 18.00 GMT.
Sementara itu, Departemen Pemadam Kebakaran New York menyatakan sedang menangani insiden tersebut, namun belum memberikan rincian tambahan.
Sumber : NTDTV.com


