Insiden di Bandara New York: Pramugari Terpental Keluar Pesawat Bersama Kursinya dan Selamat

EtIndonesia. Kecelakaan pesawat penumpang yang menabrak mobil pemadam kebakaran di Bandara LaGuardia, New York, Amerika Serikat, pada 22 Maret malam menyebabkan dua pilot tewas dan 41 orang terluka. Seorang pramugari yang terikat sabuk pengaman di kursinya terpental keluar pesawat akibat benturan, namun secara ajaib selamat, meski mengalami banyak patah tulang dan akan menjalani operasi.

Menurut laporan CNN, putri pramugari tersebut, Sarah Lépine, mengatakan ibunya, Solange Tremblay, saat ini dirawat di rumah sakit dan akan menjalani operasi akibat patah tulang di kaki.

Lépine mengungkapkan kepada media bahwa saat kejadian, ibunya duduk tepat di belakang kokpit. Ketika kecelakaan terjadi, ia terpental keluar pesawat bersama kursinya sejauh sekitar 300 kaki (sekitar 91 meter). Saat tim penyelamat menemukannya, ia masih terikat di kursinya dengan sabuk pengaman, dan akhirnya berhasil selamat.

Lépine mengatakan, “Ini benar-benar keajaiban, seolah ada malaikat pelindung yang menjaganya. Kalau tidak, situasinya bisa jauh lebih buruk.”

Kepala Port Authority of New York and New Jersey, Kathryn Garcia, menyatakan bahwa pesawat tipe CRJ-900 yang dioperasikan oleh Air Canada Express melalui mitranya Jazz Aviation, membawa 72 penumpang dan 4 awak, terbang dari Montreal menuju New York.

Penyelidik menyatakan mereka akan meminta keterangan dari pengendali lalu lintas udara yang saat itu juga sedang menangani situasi darurat lain, untuk mengklarifikasi kronologi kejadian.

Rekaman kamera pengawas menunjukkan bahwa saat pesawat mendarat di Bandara LaGuardia, pesawat tersebut menabrak kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melintasi landasan di depannya. Kokpit pesawat rusak parah hingga terangkat ke atas. Dua pilot tewas dan puluhan penumpang terluka, sementara bandara sempat ditutup.

Menurut rekaman komunikasi lalu lintas udara (ATC) dari situs LiveATC.net, beberapa menit sebelum kejadian, sebuah penerbangan United Airlines menyatakan keadaan darurat karena adanya bau tidak normal di dalam kabin, dan petugas ATC memberi tahu bahwa mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan.

Percakapan lain kemudian menunjukkan bahwa sebuah mobil pemadam kebakaran diizinkan melintasi landasan pacu nomor 4, lokasi terjadinya tabrakan.

Beberapa detik kemudian, terdengar petugas ATC berteriak: “Berhenti, berhenti, berhenti! Kendaraan 1 berhenti! Kendaraan 1, berhenti!”

Menurut situs pelacakan penerbangan Flightradar24, kecepatan pesawat saat menabrak kendaraan tersebut sekitar 39 km/jam. Data terakhir pesawat tercatat pada pukul 23:37 waktu setempat di wilayah Timur AS. (Hui)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine