Bola Api Raksasa Meledak, Dentuman Keras Terdengar di 6 Negara Bagian AS

Pada 30 Mei waktu setempat, penduduk di enam negara bagian kawasan New England, Amerika Serikat, mendengar dentuman keras misterius yang menyebabkan sejumlah bangunan bergetar. Seorang saksi mata merekam sebuah bola api meteor raksasa yang meledak saat jatuh ke Bumi, disertai cahaya yang sangat terang.

EtIndonesia.com. Sejumlah video kamera pengawas yang beredar di platform X menunjukkan bahwa pada Sabtu (30/5) sekitar pukul 14.00, dua kali dentuman keras terdengar di enam negara bagian AS, yaitu Maine, Vermont, New Hampshire, Massachusetts, Rhode Island, dan Connecticut. Di Massachusetts dan Rhode Island, beberapa bangunan bahkan dilaporkan bergetar akibat suara ledakan.

Kamera dasbor sebuah mobil merekam sebuah bola api meteor raksasa yang jatuh lurus dari langit, disertai cahaya menyilaukan dan suara ledakan keras.

Menurut laporan Associated Press, kepolisian setempat dan berbagai instansi terkait segera melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab suara dentuman tersebut. American Meteor Society menyatakan bahwa suara ledakan yang terdengar sekitar pukul 14.30 berasal dari sebuah meteor berdiameter sekitar 3 kaki (sekitar 90 sentimeter) yang memasuki atmosfer di wilayah utara Boston, dekat perbatasan antara New Hampshire dan Massachusetts.

Direktur organisasi tersebut, Robert Lunsford, mengatakan pihaknya menerima puluhan laporan dari wilayah yang membentang dari Delaware hingga Montreal. Warga melaporkan mendengar dua kali ledakan, merasakan getaran tanah, atau melihat bola api di langit.

Ia menjelaskan bahwa bola api tersebut tampak seperti meteor yang terlihat pada siang hari.

“Ukurannya jelas lebih besar daripada bola api meteor biasa, lebarnya sekitar satu meter,” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa meteor tersebut “kemungkinan besar tidak menghantam daratan.” Menurutnya, “kalaupun tidak habis terbakar di atmosfer, kemungkinan besar telah jatuh ke laut.”

Beberapa video yang beredar di platform X merekam suara yang mirip dua kali dentuman pendek. Namun, tidak terlihat adanya kebakaran, asap, atau tanda-tanda kerusakan akibat guncangan.

Satelit cuaca milik Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat (NOAA) menangkap kilatan cahaya di langit wilayah Boston, Massachusetts. Data satelit menunjukkan bahwa meteor tersebut memasuki atmosfer di atas kawasan pesisir selatan dekat Boston. Hingga saat ini belum ada laporan mengenai lokasi jatuhnya meteor tersebut.

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menyatakan bahwa meskipun menerima banyak laporan dari masyarakat, seismograf mereka tidak mencatat adanya aktivitas gempa bumi.

Belakangan ini, beberapa peristiwa jatuhnya meteor juga terjadi di Amerika Serikat. Pada 17 Maret lalu, sebuah bola api meteor langka menerangi langit malam di sebagian wilayah timur Amerika Serikat dan memicu ledakan sonik.

Menurut American Meteor Society, para pengamat langit di Virginia, Maryland, Pennsylvania, dan Ohio juga menyaksikan fenomena bola api meteor yang terjadi. 

Reporter: Luo Tingting / Editor: Wen Hui – NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

Su Shi dalam Pengasingan: Makna “Meredakan Angin dan Gelombang”

Su Shi, salah satu penyair dan negarawan terkemuka Dinasti Song di Tiongkok, menulis beberapa karya paling abadi dalam hidupnya ketika menjalani pengasingan politik. Salah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine