EtIndonesia.com Laporan terbaru menyebutkan wabah Ebola yang sedang berlangsung saat ini telah menjadi wabah Ebola terbesar keempat dalam sejarah yang pernah tercatat.
Pada Jumat (5 Juni), World Health Organization (WHO) mengumumkan sebuah program gabungan darurat selama enam bulan dengan anggaran sebesar 518 juta dolar AS atau Rp9,32 triliun. Program ini bertujuan untuk menghentikan penyebaran virus Ebola lebih lanjut di kawasan yang terdampak.
Menurut laporan dari European Centre for Disease Prevention and Control, saat ini di Democratic Republic of the Congo telah tercatat:
- 381 kasus terkonfirmasi Ebola
- 64 kematian
Sementara itu, di negara tetangga, Uganda, tercatat:
- 19 kasus terkonfirmasi
- 2 kematian
Wabah kali ini disebabkan oleh virus Ebola tipe Bundibugyo (Bundibugyo ebolavirus), dan kini telah menjadi wabah terbesar keempat sejak pencatatan epidemi Ebola dimulai.
Sejak merebak pada pertengahan Mei lalu, wabah ini dengan cepat menarik perhatian dan respons dari komunitas internasional.
Berbagai organisasi kesehatan dan pemerintah terkait saat ini terus meningkatkan upaya pencegahan dan pengendalian guna mencegah penyebaran penyakit ke wilayah yang lebih luas.
Sumber : NTDTV.com


