EtIndonesia.com Pada Minggu (7 Juni), beberapa insiden penembakan terjadi hampir bersamaan di sejumlah kota dan permukiman di Israel, mengakibatkan sedikitnya satu orang tewas dan lima orang lainnya terluka.
Organisasi layanan medis darurat Israel, Magen David Adom (Bintang Daud Merah), menyatakan bahwa mereka menerima laporan penembakan pertama sekitar pukul 10.30 pagi.
Insiden tersebut terjadi di sebuah stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) dekat Kochav Yair, sebuah kota yang berada di sisi Israel dekat perbatasan dengan wilayah Tepi Barat.
Tak lama kemudian, pihak penyelamat menerima beberapa laporan penembakan lainnya. Salah satu insiden dilaporkan terjadi di wilayah Tepi Barat, dan penduduk setempat diminta tetap berada di dalam rumah demi alasan keamanan.
Polisi Menduga Serangan Teroris
Kepolisian Israel menyatakan bahwa mereka menduga rangkaian insiden tersebut merupakan serangan teroris yang terkoordinasi.
Menurut polisi, sedikitnya satu pelaku telah ditembak mati oleh aparat keamanan, sementara upaya pencarian terhadap pelaku lain masih terus berlangsung.
Hingga saat ini, pihak berwenang belum mengungkap identitas para tersangka penembak.
Dalam pernyataan resminya, polisi mengatakan: “Sejumlah besar personel kepolisian masih berada di lokasi, dan operasi pencarian masih terus berlangsung.”
Pihak keamanan juga terus melakukan penyisiran di area-area yang terdampak untuk memastikan tidak ada ancaman lanjutan.
oleh Yan Feng dan Shu Can, NTDTV.


