Laporan New Tang Dynasty Television (NTDTV), pada 7 Juni, hari pertama pelaksanaan ujian masuk perguruan tinggi nasional Tiongkok (Gaokao), Distrik Hechuan di Chongqing diterjang hujan deras. Genangan air di jalan-jalan sangat parah, dengan kedalaman di titik terdalam mencapai lebih dari 2 meter. Seorang pria dewasa dan seorang anak sempat terseret arus banjir, namun beruntung keduanya berhasil diselamatkan.
EtIndonesia.com Menurut laporan media daratan Tiongkok, pada 7 Juni Distrik Hechuan, Kota Chongqing, mengalami cuaca konvektif ekstrem yang sangat kuat.
Hujan deras dalam waktu singkat menyebabkan sejumlah ruas jalan di kawasan perkotaan dan pedesaan tergenang parah, permukaan sungai melonjak drastis, pohon-pohon tumbang, kendaraan terjebak, rumah warga kemasukan air, dan berbagai situasi berbahaya lainnya.
Biro Meteorologi Hechuan mengeluarkan peringatan merah hujan lebat.
Rekaman video memperlihatkan seorang dewasa dan seorang anak terseret arus banjir yang deras. Media The Beijing News mengutip informasi dari Kantor Jalan Diaoyucheng, Distrik Hechuan, yang menyatakan bahwa keduanya telah berhasil diselamatkan dan telah dijemput oleh keluarga mereka.
Banyak warganet mengkhawatirkan apakah para peserta Gaokao terdampak oleh banjir tersebut. Seorang staf Komite Pendidikan Distrik Hechuan menjelaskan bahwa tiga lokasi ujian Gaokao tahun ini berada di kawasan pusat kota dan memiliki jarak yang aman dari daerah yang terdampak paling parah. Hingga saat ini, pihak berwenang belum menerima laporan adanya gangguan atau situasi tidak normal terkait pelaksanaan ujian.
Banjir Terus Melanda Berbagai Wilayah di Tiongkok
Belakangan ini, bencana banjir akibat hujan lebat terjadi di banyak daerah di Tiongkok.
Pada 6 Juni, Kota Shenzhen, Provinsi Guangdong, mengalami hujan deras dengan intensitas tinggi dalam waktu singkat yang menyebabkan banyak wilayah di Distrik Longhua terendam banjir. Seorang warga yang merekam kejadian tersebut mengatakan bahwa sejumlah kendaraan kemasukan air hingga mogok, dan gerai Sam’s Club di Longhua juga ikut terendam.

Pada 5 Juni, fenomena “naga menyedot air” (waterspout atau puting beliung di atas perairan) muncul di kawasan pesisir Distrik Futian, Shenzhen. Banyak warga berhasil merekam pemandangan spektakuler berupa awan corong yang membentang dari langit hingga permukaan laut.
Beruntung, kekuatan waterspout tersebut tidak terlalu besar dan segera menghilang setelah bergerak ke daratan. (***)


