Beijing dan sejumlah wilayah di Provinsi Hebei mengalami dua kali hujan es berukuran sangat besar dalam kurun waktu satu minggu. Pada 10 Juni, hujan es kembali mengguyur berbagai daerah di Beijing dan Baoding. Sebagian butiran es dilaporkan berukuran sebesar telur ayam, menyebabkan banyak pohon dan kendaraan rusak, bahkan ada warga yang pingsan setelah terkena hantaman hujan es. Para pedagang kaki lima dan pemilik toko juga mengeluhkan kerugian karena aktivitas usaha mereka terganggu.
EtIndonesia.com Belakangan ini, Beijing dan Hebei sering mengalami cuaca konvektif yang ekstrem. Pada 4 Juni, Beijing serta beberapa daerah di Hebei, seperti Langfang dan Baoding, telah dilanda hujan es yang tidak biasa. Kemudian pada 10 Juni, distrik Fangshan dan Miyun di Beijing serta sejumlah wilayah di Baoding kembali diserang hujan es.
Seorang warganet mengunggah video yang memperlihatkan mobilnya dipenuhi penyok akibat hantaman hujan es hingga tampak seperti sarang lebah. Video lain menunjukkan daun dan buah-buahan di sebuah kebun berjatuhan memenuhi tanah.
Warga: “Hujan Es Sebesar Telur, Kaca Mobil Pecah”
Seorang warga Baoding bermarga Wang mengatakan: “Di Jalan Lingkar Utara Ketiga Baoding, sekitar pukul 18.30 turun hujan es. Ukurannya sebesar telur ayam. Kejadiannya seperti salju, seluruh permukaan menjadi putih dan datang dengan sangat deras.”
“Hujan es berlangsung sekitar 40 menit. Bongkahan es terus berjatuhan dengan suara keras. Kaca mobil pecah terkena hantaman, saya sendiri juga terkena dan kepala saya sampai pusing. Saya hampir menelepon ambulans. Tanaman pertanian kami habis rusak, sementara gandum belum dipanen dan saat ini sedang memasuki masa matang.”
Pedagang Mengaku Tidak Sempat Menyelamatkan Dagangan
Seorang pedagang makanan matang di Kota Dawangdian, Baoding, yang menggunakan nama samaran Xiao Liu, mengatakan bahwa waktu sore merupakan jam paling ramai untuk berjualan. Namun, angin kencang dan hujan es yang datang tiba-tiba membuat daun-daun dan butiran es masuk ke dalam makanan yang dijualnya.
北京和河北再度遭遇特大冰雹襲擊
— 新唐人電視台 (@NTDChinese) June 11, 2026
北京與河北省多地在一週內,遭遇了兩次罕見的特大冰雹,6月10日,北京和保定多地又下起冰雹雨,有的冰雹像雞蛋一樣大,許多樹木和車子被砸,還有人被砸暈了,攤販和店鋪因為生意受到影響,叫苦連天。https://t.co/nyGujlWWDE https://t.co/2Q5Ec9DXNT pic.twitter.com/KhCPHd9vTW
Setelah hujan reda dan es mencair, air menggenangi jalan hingga mengalir deras.
“Kami sedang sibuk mempersiapkan dagangan, tetapi tiba-tiba angin kencang dan hujan es datang. Tidak ada kesempatan untuk menghindar atau bereaksi. Kami ingin menutupi gerobak, tetapi tidak sempat. Kalau bukan barang dagangan yang terkena, justru diri kita sendiri yang bisa tertimpa. Kondisinya benar-benar berantakan. Semuanya dipenuhi lubang akibat hantaman es. Sangat menakutkan,” ujar Liu.
Pemilik Toko Pakaian: “Berbisnis Semakin Sulit”
Di Distrik Xushui, Baoding, yang memiliki banyak toko pakaian, seorang pemilik toko bermarga Zhang mengungkapkan bahwa tokonya berada di sebuah desa dekat pusat kota. Setelah hujan es mencair, genangan air memenuhi jalan-jalan sehingga usaha yang sebelumnya sudah sepi menjadi semakin sulit.
“Bukan hanya semangka yang terancam gagal panen, kami yang berjualan pakaian juga mengalami kesulitan. Toko ini penuh dengan stok barang, tetapi banyak anak-anak di desa memakai pakaian bekas dari kakak mereka. Sangat sedikit yang membeli pakaian baru,” katanya.
“Anak-anak yang lebih besar biasanya memakai seragam sekolah, sehingga pakaian anak hampir tidak laku. Biaya sewa tempat tidak murah, memulai usaha sekarang benar-benar sangat sulit, ”imbuhnya.
Hujan Es Juga Melanda Liaoning
Pada 9 Juni, kota Anshan dan Dalian di wilayah timur laut Tiongkok juga dilanda hujan es berukuran sangat besar. Di pusat Kota Anshan bahkan terbentuk aliran tumpukan hujan es yang oleh sejumlah warga dijuluki sebagai “sungai hujan es” karena jumlahnya yang sangat banyak.
Laporan oleh reporter New Tang Dynasty Television, Xiong Bin dan Zhou Tian.


