Organisasi HAM Safeguard Defenders : Peralatan Ruang Interogasi Anti Bunuh Diri dari Penjara Gelap Tiongkok Terlihat di TikTok

EtIndonesia.com Baru-baru ini, di platform Douyin (TikTok versi Tiongkok) muncul sejumlah iklan yang mempromosikan peralatan untuk apa yang disebut sebagai “ruang interogasi antibunuh diri”. 

Kemunculan iklan-iklan tersebut menimbulkan keprihatinan. Organisasi hak asasi manusia Safeguard Defenders (Protect Defenders) menyatakan bahwa fasilitas semacam ini merupakan bagian dari sistem penahanan rahasia yang mereka sebut sebagai “penjara gelap” di Tiongkok.

Dalam salah satu video promosi disebutkan: “Di ruang penahanan, lampu menyala selama 24 jam. Anda tidak tahu sekarang pukul berapa, hanya tahu bahwa tiga kali makan selalu datang tepat waktu. Cahaya lampu yang terang membuat Anda sulit tidur.”

Menurut laporan tersebut, cuplikan tersebut ditemukan oleh organisasi Safeguard Defenders ketika sedang menyelidiki sistem penahanan rahasia di Tiongkok. Mereka menemukan bahwa tiga perusahaan Tiongkok mempromosikan fasilitas berlapis bantalan lunak khusus untuk ruang penahanan guna mencegah bunuh diri melalui akun-akun di Douyin. Satu perusahaan berasal dari Guangzhou, sementara dua lainnya berasal dari Provinsi Henan.

Video promosi lainnya menggambarkan fasilitas tersebut sebagai berikut:

“Dindingnya empuk, lantainya juga empuk. Ingin melempar sesuatu? Tidak ada yang bisa dilempar. Ingin berteriak keras? Suara akan diserap.”

Safeguard Defenders menyatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Tiongkok telah melembagakan dua bentuk sistem penahanan, yaitu:

  1. Liuzhi (留置), yang terutama diterapkan terhadap anggota Partai Komunis Tiongkok dan pejabat pemerintah yang sedang diperiksa dalam kasus disiplin atau korupsi.
  2. Residential Surveillance at a Designated Location (RSDL/指定居所監視居住), yaitu bentuk pengawasan atau penahanan di lokasi yang ditentukan dan dapat diterapkan dalam kasus-kasus pidana tertentu.

Dalam video promosi lainnya disebutkan:

“Ruang pemeriksaan dilengkapi dengan tempat tidur lunak antitabrakan berteknologi hidrolik tersembunyi, yang digunakan di lokasi pemeriksaan Komisi Inspeksi Disiplin.”

Berdasarkan data yang dikutip dalam artikel, Komisi Pusat Inspeksi Disiplin Tiongkok melaporkan bahwa sekitar 38.000 orang ditempatkan dalam sistem liuzhi pada tahun 2024, dan jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 47.000 orang pada tahun 2025.

Namun, Safeguard Defenders menyatakan bahwa jumlah sebenarnya orang yang terdampak oleh sistem penahanan tersebut kemungkinan jauh lebih besar daripada angka resmi.

Organisasi itu memperkirakan bahwa dampaknya dapat mencapai jutaan orang, meskipun estimasi tersebut merupakan penilaian organisasi tersebut dan bukan data resmi pemerintah.

Laporan disusun oleh jurnalis NTD Television, An Qi dan Wen Hui.

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine