EtIndonesia.com Pada Sabtu (13 Juni) malam, dalam pertandingan kelima babak final NBA, New York Knicks berhasil membalikkan keadaan dan mengalahkan San Antonio Spurs di kandang lawan, serta meraih gelar juara ketiga dalam sejarah tim. Ribuan penggemar berbondong-bondong turun ke jalan untuk merayakan kemenangan ini.
Segera setelah peluit akhir pertandingan berbunyi, suasana di jalan-jalan New York langsung menjadi sangat meriah. Para penggemar berteriak gembira, saling berpelukan, dan membunyikan klakson kendaraan sebagai tanda perayaan, mengubah seluruh kota menjadi lautan kebahagiaan.
Pada pertandingan malam Sabtu itu, Knicks sempat tertinggal hingga 16 poin, namun akhirnya berhasil membalikkan skor dan memenangkan pertandingan. Para penggemar Knicks telah menunggu momen ini selama 53 tahun, dan akhirnya impian mereka terwujud.
Arlene Roberts, penggemar Knicks, berkata: “Ya Tuhan! Ini luar biasa. Jalen Brunson dan seluruh pemain bermain sangat hebat. Kita berhasil! Kita bertahan sampai akhir dan membawa pulang piala juara, sayang! Inilah New York!”
Dari luar Madison Square Garden, jalan-jalan di Central Park dan kawasan Harlem, hingga Terowongan Lincoln, suara klakson kendaraan terdengar di mana-mana. Orang-orang yang sebelumnya tidak saling kenal pun saling bersalaman dan berpelukan satu sama lain.
Mathew Demek, penggemar Knicks, berkata: “Kota ini menjadi sangat hidup, suasana seperti ini hanya ada di New York. Malam ini, kita semua bagaikan tetangga, kita semua merayakan kemenangan Knicks bersama. Tidak ada urusan politik, kita hanyalah warga New York.”
Namun, selama perayaan berlangsung, terjadi juga kerusuhan. Sebuah bus dibakar dengan sengaja, dan seorang remaja terluka akibat tembakan senjata api.
Laporan disusun ulang oleh Ning Xiu dan Wen Hui, wartawan NTDTV.


