EtIndonesia.com Jepang diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,9, dengan guncangan yang terasa jelas di Tokyo dan berbagai wilayah lainny pada 25 Juni 2026 pukul 07.30 waktu setempat.
Menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA), gempa terjadi di perairan dekat Prefektur Iwate. Episentrum berada pada koordinat 40,2° Lintang Utara dan 142,3° Bujur Timur, dengan kedalaman sekitar 50 kilometer.
JMA menyatakan bahwa gempa ini mungkin menyebabkan sedikit perubahan ketinggian permukaan laut di sepanjang pesisir Jepang, namun tidak menimbulkan risiko tsunami.
2026/06/25 07:30 青森県三八上北地方 地震 pic.twitter.com/sD4FPqSyRU
— Shimizukun@馬に癒されている人 (@shimizukun) June 24, 2026
Gempa kuat tersebut menyebabkan guncangan hebat di banyak daerah di Jepang, mulai dari sejumlah kota di Hokkaido, berbagai prefektur di wilayah Tohoku, hingga kawasan Kanto, termasuk 23 distrik Tokyo, Kanagawa, Saitama, dan Chiba. Guncangan juga dirasakan di wilayah Koshinetsu, Shizuoka, Aichi, dan Ishikawa dengan intensitas yang bervariasi.
Di Kota Hashikami, Prefektur Aomori, tercatat intensitas gempa maksimum Shindo 6 Atas (6+), sementara di Kota Hachinohe mencapai Shindo 6 Bawah (6-). Di berbagai wilayah Prefektur Iwate, guncangan berkisar antara Shindo 5 Atas hingga 5 Bawah, sedangkan warga Tokyo juga melaporkan merasakan guncangan yang cukup jelas.
出社前に寝ぼけながらテレビ観ようとしてたらすごい地鳴りがしたので
— 笹量 (@sasaryo06) June 24, 2026
カメラ回した途端すごい揺れでした。体感、被害共に昨年12月の地震より酷かったです。 pic.twitter.com/IxaIsVpXhq
Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi Jepang, setelah gempa utama terjadi, setidaknya delapan gempa susulan tercatat di Prefektur Iwate.
Menurut laporan Kyodo News, Tokyo Electric Power Company (TEPCO) menyatakan bahwa sejauh ini tidak ditemukan kondisi abnormal baru di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi maupun Fukushima Daini akibat gempa tersebut.
Sementara itu, JR East (East Japan Railway Company) melaporkan bahwa gempa sempat menyebabkan pemadaman listrik pada jalur Tohoku Shinkansen antara Sendai dan Shin-Aomori. Pasokan listrik kini telah dipulihkan, namun pemeriksaan terhadap kemungkinan kerusakan peralatan masih berlangsung. Hingga saat ini, belum dapat dipastikan kapan layanan kereta yang sempat dihentikan di jalur Tokyo–Shin-Aomori akan kembali beroperasi normal.
Sumber : NTDTV.com


