Pantai di Guangdong, Tiongkok Dipenuhi Sampah, Wisatawan Berenang di Tengah Tumpukan Sampah

EtIndonesia.com Pada 5 Agustus 2026, seorang warganet mengunggah video yang memperlihatkan sebuah pantai di Kota Shantou, Provinsi Guangdong, dipenuhi sampah. Air laut dipenuhi sampah yang mengapung, sementara pasir pantainya juga dipenuhi berbagai jenis sampah. Meski demikian, banyak wisatawan tetap berenang di laut tersebut, sehingga membuat banyak orang merasa tidak percaya.

Video yang beredar di internet menunjukkan bahwa di Pantai Beishanwan, Distrik Haojiang, Shantou, cukup banyak wisatawan berenang untuk menghindari cuaca panas. Namun, kondisi lingkungan pantai tersebut sangat memprihatinkan.

Dalam rekaman terlihat seluruh garis pantai dipenuhi ranting pohon kering, botol plastik, kantong plastik, dan berbagai jenis sampah lainnya. Bahkan, air laut juga dipenuhi sampah yang mengapung, sehingga pemandangannya sangat mengejutkan.

Yang lebih mengejutkan lagi, banyak wisatawan tetap berenang di air yang kotor tersebut, bahkan ada yang membawa anak-anak kecil.

Video ini dengan cepat menjadi viral di media sosial dan memicu perdebatan. Seorang warganet berkomentar, “Pantainya sekotor ini, tapi masih ada orang yang mau bermain di sana. Benar-benar tidak pilih-pilih.”

Warganet lain mengatakan, “Kalau ada ranting pohon masih bisa dimaklumi karena akhir-akhir ini sering hujan deras. Tapi sampah sebanyak itu benar-benar membuat orang ingin muntah.”

Ada pula komentar yang berbunyi, “Kalau pemandangan memalukan seperti ini terjadi di negara maju mana pun, para pejabat terkait mungkin sudah dipaksa mengundurkan diri.”

Namun, sebagian warganet berpendapat bahwa sampah tersebut kemungkinan terbawa oleh badai topan. Mereka mengatakan, “Mungkin ini pantai setelah bencana. Biasanya kawasan wisata memiliki petugas khusus untuk membersihkan, seharusnya tidak separah ini.”

Dalam beberapa hari terakhir, pemerintah Kota Shantou menerima banyak keluhan dari wisatawan. Menurut petugas, sebagian area pantai dikelola oleh komunitas setempat, sedangkan bagian lainnya dikelola oleh Perusahaan Investasi Pariwisata Kota Shantou.

Belakangan ini, akibat pengaruh cuaca, air pasang membawa sampah ke pantai. Ketika air surut, sampah tersebut tidak ikut terbawa kembali ke laut sehingga tertinggal di pesisir.

Pihak Perusahaan Investasi Pariwisata Kota Shantou juga menyatakan bahwa mereka telah menerima banyak pengaduan dari wisatawan dan telah mengirim petugas untuk membersihkan area tersebut.

Fenomena pantai di Shantou yang dipenuhi sampah sebenarnya bukanlah kasus yang terisolasi. Banyak pantai di Tiongkok juga menghadapi masalah pencemaran sampah. Pada 4 Maret 2025, seorang kreator konten merekam sejumlah besar sampah yang dibuang ke laut di sebuah pantai di Provinsi Fujian, dan mengaku sangat prihatin melihat pemandangan tersebut.

Video lain juga memperlihatkan bahwa sebagian wisatawan di Tiongkok membuang sampah sembarangan, sehingga banyak pantai wisata berubah menjadi tempat pembuangan sampah.

Laporan oleh Luo Tingting / NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Sebelum Ingatan Memudar, Cara Berjalan Anda Bisa Mengungkap 5 Gangguan Otak Tersembunyi

Kaki Anda mungkin mendeteksi masalah otak sebelum ingatan menyadarinyaEllen WanSebelum ingatan mulai memudar, otak mungkin sebenarnya sudah mengirimkan sinyal adanya masalah melalui sesuatu yang...

Socrates: Kejeniusan Kreatif Bergantung pada Inspirasi Ilahi—Lalu, Apa yang Menentukan Datangnya Inspirasi Ilahi?

Oleh Ila BonczekBaik sastra, musik, maupun seni rupa, karya-karya agung memiliki kekuatan untuk mengguncang dan mengubah mereka yang menikmatinya. Karya-karya abadi tersebut menyentuh jiwa,...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine