EtIndonesia.com Pada hari pertama Beijing Robot Games, berbagai insiden memalukan terjadi di arena atletik, dengan banyak robot yang “menjadi korban”. Seiring berlanjutnya pertandingan, semakin banyak video yang memperlihatkan aksi kocak dari robot dalam berbagai cabang olahraga.
Berbagai video menunjukkan bahwa meskipun sejumlah perusahaan teknologi jelas belum memiliki robot yang mampu bermain sepak bola dengan baik, mereka tetap memaksakan diri membentuk tim dan turun bertanding. Hasilnya justru berubah menjadi serangkaian “pertunjukan komedi”.
Di lapangan, robot melakukan berbagai aksi konyol: berkali-kali gagal menendang bola, beberapa pemain robot jatuh dan bertumpuk satu sama lain, sejumlah robot harus diangkat keluar lapangan, bahkan ada penjaga gawang yang malah berlari meninggalkan gawang sehingga gawang kosong.
性子急躁的人不适合看机器人足球赛
— 偏航 (@pianhangx) August 24, 2026
不然会急出内伤😂 pic.twitter.com/mpLKxeDxLE
Warganet menyindir: “Menonton pertandingan seperti ini, entah dibuat kesal sampai mati atau dibuat tertawa sampai mati.”
Dalam pertandingan angkat besi robot, teknologi tampaknya juga masih belum mampu melewati sejumlah kendala teknis. Lebih dari satu robot bahkan tidak mampu mengangkat barbel dengan bobot paling ringan, sehingga berbagai insiden terjadi.
Chinese robots play soccer autonomously at the World Humanoid Robot Games
— KanekoaTheGreat (@KanekoaTheGreat) August 23, 2026
They’ve got a long way to go, but that penalty kick was pretty damn good pic.twitter.com/m2zK1hjZ08
Video lainnya memperlihatkan sebuah robot mengikuti pertandingan lompat jauh. Robot tersebut berhasil melakukan lompatan, tetapi ketika mendarat, tubuhnya sempat terhuyung-huyung dan hampir jatuh. Wasit bahkan buru-buru melompat menjauh untuk menghindar.
Rekaman berikutnya menunjukkan bahwa kekhawatiran wasit ternyata bukan tanpa alasan. Robot tersebut diduga mengalami kerusakan pada sirkuit internal akibat guncangan keras saat mendarat. Robot itu kemudian berjalan mundur beberapa langkah, tersandung dan jatuh, lalu langsung “pingsan”.
Dalam pertandingan rintangan robot, sebuah robot berhasil naik ke atas platform tinggi, tetapi tampaknya tidak tahu bagaimana cara turun. Pada akhirnya, robot tersebut langsung terjungkal dengan kepala mengarah ke bawah dan jatuh ke tanah, mengundang gelak tawa penonton.
Sementara itu, dalam pertandingan senam, sebuah robot tiba-tiba mengalami gangguan teknis. Robot tersebut bergoyang-goyang seperti orang mabuk sebelum akhirnya jatuh dan tidak mampu bangkit lagi.
Sebelumnya, dalam pertandingan atletik, lebih banyak robot yang “menjadi korban”. Setelah jatuh dan mengalami kerusakan serius, robot-robot tersebut harus diangkat keluar dari arena.
Sumber : NTDTV.com


