Pakar Tiongkok Yu Maochun: Amerika Serikat Harus Bersiap Menghadapi Kemungkinan “Runtuhnya PKT Secara Tiba-Tiba” 

Apakah rezim Partai Komunis Tiongkok (PKT) dapat runtuh secara tiba-tiba? Apakah Amerika Serikat dan dunia Barat perlu mulai memikirkan kemungkinan ini dengan serius? Pakar Tiongkok dari lembaga pemikir Amerika Serikat, Hudson Institute, Yu Maochun, dalam artikel terbarunya memperingatkan bahwa Amerika Serikat tidak boleh hanya berasumsi bahwa PKT akan terus bertahan dalam jangka panjang, tetapi juga perlu merencanakan lebih awal untuk “era pasca-PKT”, guna mengantisipasi berbagai resiko besar apabila PKT tiba-tiba kehilangan kekuasaan, seperti kendali atas senjata nuklir dan militer, serta kekosongan politik dan keuangan.

EtIndonesia.com  Bagaimana dunia harus merespons jika PKT tiba-tiba runtuh? Pertanyaan yang selama ini jarang dibahas secara serius di kalangan strategis arus utama Barat kini mulai mendapat perhatian.

Yu Maochun, pakar masalah Tiongkok dari Hudson Institute, dalam artikel yang diterbitkan di The Washington Times pada 14 September menyatakan bahwa selama beberapa dekade terakhir, Amerika Serikat dan sekutunya dalam merumuskan kebijakan terhadap Tiongkok berangkat dari asumsi dasar bahwa PKT akan terus berkuasa dan tetap menjadi kekuatan penting dalam politik internasional. Namun, menurutnya, Barat juga harus mempertimbangkan kemungkinan lain, yaitu PKT secara tiba-tiba kehilangan kendali atas Tiongkok, dan bagaimana dunia seharusnya merespons situasi tersebut.

Yu Maochun mengambil contoh situasi dunia pada akhir Perang Dingin. Menurutnya, rezim otoriter yang tampak sangat kuat pun dapat runtuh dengan cepat dalam waktu singkat. Pada tahun 1989, sejumlah rezim komunis di Eropa Timur jatuh dalam hitungan bulan, dan dua tahun kemudian Uni Soviet bubar. Sebelum runtuh, rezim-rezim tersebut juga memiliki militer, badan intelijen, dan aparatur negara yang kuat.

Yu Maochun menunjukkan bahwa PKT memiliki persenjataan nuklir, kekuatan militer berskala besar, lembaga keamanan dan intelijen yang luas, laboratorium biologis, perusahaan milik negara, serta institusi keuangan penting. Jika terjadi kekosongan kekuasaan di tingkat pusat, muncul pertanyaan apakah kekuatan militer atau keamanan daerah akan menguasai senjata secara mandiri, dan siapa yang akan mengendalikan senjata nuklir maupun fasilitas sensitif lainnya. Semua itu dapat berkembang menjadi krisis keamanan internasional.

Yu Maochun, pakar masalah Tiongkok dari Hudson Institute (tangkapan layar)

Risiko besar lainnya adalah sektor ekonomi dan keuangan. Mata uang yuan, sistem perbankan, perusahaan milik negara, cadangan devisa, serta aset pemerintah dalam jumlah besar dapat menjadi objek perebutan berbagai kekuatan jika rezim PKT tiba-tiba runtuh.

Laporan Hudson Institute sebelumnya yang berjudul China After Communism: Preparing for a Post-CCP Era (Tiongkok Pasca-Komunisme: Mempersiapkan Era Pasca-PKT) meneliti berbagai persoalan yang mungkin muncul setelah runtuhnya PKT, mencakup bidang militer, intelijen, ekonomi, hak asasi manusia, serta tata kelola konstitusional.

Yu Maochun berpendapat bahwa Amerika Serikat dan negara-negara sekutunya perlu membangun mekanisme tanggap permanen dan memandang persiapan semacam ini sebagai bentuk “asuransi strategis”.

Namun demikian, Yu Maochun tidak memprediksi bahwa PKT pasti akan runtuh dalam waktu dekat. Ia menegaskan bahwa tidak seorang pun mengetahui apakah perubahan besar seperti itu akan terjadi, ataupun kapan hal itu mungkin terjadi. Yang terpenting adalah tidak menunggu hingga krisis benar-benar terjadi baru mulai melakukan persiapan.

Laporan terjemahan NTD Television

INSPIRASI ERABARU

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

Mid Autumn dalam Syair: Bagaimana Para Penyair Timur dan Barat Menemukan Inspirasi dari Pergantian Musim

Dari Danau Dongting yang diterangi cahaya bulan dalam puisi Li Bai hingga angin barat yang liar dalam karya Shelley, para penyair selama berabad-abad di...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine