SURABAYA — Marriott International menghadirkan Road to Give 2026 di Aloft by Marriott Surabaya Pakuwon City pada 18 Oktober 2026. Acara lari amal tahunan ini diikuti 800 peserta, mulai dari karyawan Marriott International, komunitas, hingga masyarakat umum, dan memadukan semangat kebugaran, kebersamaan, serta kepedulian sosial.
Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan dan pemanasan bersama, lalu dilanjutkan pelepasan peserta lari kategori 5K dan 10K. Suasana acara semakin ramai dengan kehadiran stan sponsor, mitra, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta berbagai aktivitas komunitas.
Dari sisi dampak ekonomi dan sosial, Road to Give 2026 tidak berhenti sebagai ajang olahraga. Seluruh hasil donasi kegiatan akan disalurkan kepada Reach to Recovery Surabaya (RRS), organisasi nirlaba yang memberikan pendampingan dan dukungan bagi penyintas kanker payudara. Acara ditutup dengan pemberian apresiasi kepada para pelari dan mitra pendukung.
“Road to Give 2026 mencerminkan nilai inti Marriott International, Serve Our World, melalui semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap komunitas lokal. Lebih dari sekadar kegiatan lari, setiap langkah dalam Road to Give 2026 menjadi wujud nyata dukungan bagi penyintas kanker payudara sekaligus ajakan bagi masyarakat untuk bergerak bersama dan menciptakan dampak positif yang bermakna bagi sesama,” ujar Reza Aryawarman, Multi-Property General Manager Sheraton Surabaya Hotel & Towers, Four Points by Sheraton Surabaya, Tunjungan Plaza, dan Aloft by Marriott Surabaya Pakuwon City.
Melalui Road to Give Surabaya 2026, Marriott International mengajak masyarakat bergerak dengan tujuan yang bermakna melalui semangat “Move with Purpose”. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian terhadap sesama, dukungan terhadap gaya hidup sehat, serta komitmen untuk memberikan dampak positif bagi komunitas.
Bagi industri hospitality, inisiatif semacam ini memperlihatkan perluasan peran hotel di luar layanan akomodasi dan kuliner. Keterlibatan pelaku UMKM dan komunitas dalam acara turut membuka ruang kolaborasi lokal, sekaligus memperkuat hubungan antara pelaku usaha, peserta, dan masyarakat sekitar.


