ITS dan BTI Defence Perpanjang Kemitraan, Dorong Teknologi Maritim Nasional

Surabaya – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memperkuat posisinya dalam pengembangan teknologi maritim melalui perpanjangan kerja sama dengan BTI Defence. Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan di Ruang Rapat Pimpinan Gedung Rektorat ITS, Senin (19/10), disaksikan Iridium Integrated Logistic Support (ILS) dan dihadiri Duta Besar Indonesia untuk Uni Emirat Arab (UEA) Judha Nugraha.

Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD berharap kolaborasi ini membuka peluang pemanfaatan keahlian akademik untuk menjawab kebutuhan industri maritim. “ITS berharap kolaborasi dengan BTI Defence dapat terus berjalan dengan baik dan membuka peluang pemanfaatan keahlian akademik untuk menjawab kebutuhan industri maritim,” tuturnya.

Direktur BTI Defence Peter Tjahjono menilai ITS memiliki kompetensi kuat di bidang perkapalan dan kelautan. Pengalaman kerja sama sebelumnya menjadi alasan BTI Defence melanjutkan kemitraan. “Kerja sama yang pernah terjalin tidak membuat kami kecewa karena banyak tenaga ahli ITS yang sangat membantu kami selama ini,” ujar Peter.

Duta Besar Indonesia untuk UEA Judha Nugraha menyebut perpanjangan kerja sama ini penting bagi hubungan bilateral kedua negara. Momentumnya bertepatan dengan peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan UEA. “Kolaborasi ini adalah tonggak penting sekaligus hadiah bagi penguatan hubungan kedua negara. Ke depannya kami pun siap memfasilitasi lebih banyak kerja sama,” katanya.

Komitmen ITS di sektor maritim tercermin dari sejumlah kolaborasi sebelumnya. Bersama Kementerian Perhubungan RI, ITS terlibat dalam perancangan dan pembangunan kapal wisata *bottom glass* untuk mendukung destinasi pariwisata super prioritas. ITS juga mengembangkan Ocean Farm ITS (OFITS), struktur terapung untuk budidaya ikan tuna dan kakap di laut lepas.

Perpanjangan kerja sama ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Bagi ITS, langkah ini memperluas pemanfaatan riset dan kompetensi teknologi kelautan bagi pengembangan industri maritim Indonesia.

INSPIRASI ERABARU

Menguak Mekanisme Otak dalam Melindungi Ingatan Tertentu

Shoba Rajamani Jika seseorang ditanya apa yang mereka makan siang dua hari lalu, kemungkinan besar mereka hanya akan menatap dengan pandangan kosong. Namun, jika orang...

Jangan Menunda untuk Memaafkan

Setiap hari kita menunda memberikan maaf akan memperdalam lingkaran kebencian dan luka batin yang semakin sulit untuk dilepaskan Mike Donghia Ada kalanya penulis berharap suatu hubungan...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine