Akibat Membuat Kesalahan Sendiri, Ia Menyandang “Raja Terbengkalai” dan “Komandan Tanpa Anak Buah”

Aboluowang.com

Wang Jian, mantan CEO Sing Tao News Corp, yang kini membuka self-media di Amerika Serikat, mengatakan kepada Voice of America bahwa berbagai keputusan salah yang diambil oleh Xi Jinping telah menyebabkan krisis pemerintahan yang dihadapi oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT)  saat ini. Grup media Sing Tao News di masa pemerintahan Trump berkuasa telah digolongkan sebagai agen PKT.

Wang Jian mengatakan : “Saya pikir krisis terpenting kedua adalah krisis dalam pemerintahan. Dari perspektif rezim PKT, masalah saat ini adalah bahwa setelah Kongres Nasional PKT ke-20 berakhir, Xi Jinping memenangkan masa jabatan ketiganya, sehingga dia memegang kekuasaan penuh. Yang oleh orang Jepang disebut sistem kepemimpinan satu orang. Artinya Xi tidak lagi memiliki pesaing. Justru dalam situasi demikian, terjadi krisis dalam pemerintahan.” 

“Dan krisis pemerintahan ini sebenarnya bukan masalah kekuasaan itu sendiri, sebaliknya, PKT-lah yang kehilangan kemampuannya untuk menggunakan kekuasaan. Kehilangan kemampuan itu diakibatkan oleh 2 hal : Satu adalah masalah kemampuan pribadi Xi Jinping, yakni dia tidak memiliki kemampuan untuk memegang kekuasaan yang begitu besar. Bagi Xi, itu sama seperti keinginan hati memeluk gunung, apa daya kemampuan tak sampai. Alasan kedua adalah, sistem PKT ini sebenarnya telah didekonstruksi secara sistematis oleh Xi Jinping dalam perjalanan 10 tahun terakhir kekuasaannya. Maka hasil dekonstruksi sistem ini membuat PKT kehabisan cara (untuk menggunakan kekuasaan melalui sistem penegakan kekuasaan)”.

Banyak pengamat percaya bahwa sejak Xi Jinping berkuasa, politik Tiongkok mengalami kemunduran yang komprehensif. Pada bulan Maret 2018, ia mengubah konstitusi yang memperlihatkan ambisinya untuk melanggar batas masa jabatan pemimpin nasional dan mencari pemerintahan jangka panjang. Akhirnya, kredibilitas politiknya rusak. 

Sebagian besar kebijakan dan proyek yang dia anjurkan seperti “Diplomasi Serigala Perang”, “Satu Sabuk Satu Jalan”, “Distrik Baru Xiongan”, “Made in China 2025”, “Proyek Pengentasan Kemiskinan”, “Swasembada Chip”, “Proyek 21 Zona Perdagangan Bebas” dan lainnya telah terbengkalai dan merugikan. Selama 10 tahun terakhir, gaya kepemimpinan yang menuntut dieluh-eluhkan oleh siapa saja telah menerima penilaian negatif di kalangan politik Tiongkok, ia sampai dicemooh orang “besar ambisius daripada talenta”, “Kebajikan dan berkah tidak sesuai dengan status sosial” tinggal malapetaka nantinya yang akan menimpa dirinya, dsb. Xi Jinping juga sering dijuluki netizen sebagai pemimpin yang mempercepat kemunduran.

Wang Jian percaya bahwa Xi Jinping tidak hanya dijuluki sebagai “raja terbengkalai”, tetapi juga seorang “komandan tanpa anak buah”.

“Xi Jinping dijuluki ‘raja terbengkalai’. Apa itu ‘raja terbengkalai’ ? Dalam kenyataannya, apa pun yang dia lakukan semuanya terhenti di tengah jalan. Semua urusan tidak ada yang beres. Dan semua kebijakannya tidak dapat ia wujudkan, tentu saja visi politik juga tidak tercapai. Padahal dalam hal ini, tidak ada orang lain yang menyaingi atau mengganggu dia lho, tetapi dia sendiri yang membuat segalanya jadi berantakan.” 

“Adapun alasan urusan menjadi berantakan tak lain karena seluruh sistem kekuasaan sudah bermasalah. Oleh sebab itu kita mengatakan bahwa sistem kepemimpinan yang sebelumnya dilakukan oleh banyak orang sekarang diubah menjadi seorang diri. Karena itu Xi dijuluki ‘komandan yang tanpa anak buah’. Apalagi jika dengan kemampuan yang terbatas, bagaimana seorang diri dapat mengendalikan urusan rumit suatu negara dengan populasi yang lebih dari satu miliar ? Urusannya sangat rumit, dia sendirian tidak bakal bisa mengendalikannya.” 

“Akibatnya adalah dia tidak mampu mewujudkan visi politik, meskipun memiliki sumber daya, memiliki kekuasaan, ada orang, bahkan punya tim, tetapi mengalami kegagalan karena tidak memiliki metode yang dapat memanfaatkan kondisi tersebut untuk merealisasikan visi politik. Kalau sudah begitu ya jangan menyalahkan orang lain bila visi politik tidak terwujud,” kata Wang Jian. (sin)

INSPIRASI ERABARU

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

Mengapa Kita Tidak Bisa Berhenti Membicarakan Orang Lain

Ada cara untuk menggunakan gosip secara bijaksana Debbie Cohen Michelle Tennant tahu betapa menyakitkannya menjadi sasaran gosip yang tidak berdasar. Beberapa tahun lalu, ia mengetahui bahwa seorang...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine