Kesulitan Israel dalam Perang Darat di Gaza : Menjelajahi Jaringan Terowongan Bawah Tanah Hamas yang Sangat Besar

oleh Jin Shi

Operasi darat di Gaza sudah akan dimulai. Namun, begitu pasukan Israel memasuki Gaza, jaringan bawah tanah kompleks yang dibangun oleh Hamas akan menjadi kesulitan terbesar mereka.

Jalur Gaza yang memiliki luas 365 kilometer persegi dengan penduduk yang berjumlah 2,3 juta jiwa, menjadikannya sebagai salah satu wilayah terpadat di dunia.

Jaringan terowongan yang dibangun Hamas di bawah Gaza terkenal sebagai yang terbesar di dunia. Menurut perkiraan bahwa jaringan tersebut terdiri dari 1.300 terowongan dengan total panjang sekitar 500 kilometer, bahkan beberapa di antaranya berada sedalam 70 meter dari permukaan tanah. Salah satu dari kedua ujung terowongan tembus ke jalur penyelundupan ke Mesir, sedang ujung terowongan lainnya adalah jalur yang digunakan untuk melakukan serangan sporadis terhadap Israel.

Hamas menyimpan senjata, makanan, air, generator, dan peralatan lainnya dalam terowongan. Para ahli yakin bahwa terowongan juga digunakan untuk menahan lebih dari 200 orang sandera yang baru ditangkap dalam serangan 7 Oktober.

Jaringan terowongan yang rumit tidak diragukan lagi akan menjadi tantangan berat bagi Israel dalam perang darat.

John Spencer, Direktur Penelitian Peperangan Kota di Institute of Modern Warfare di Akademi Militer AS, West Point dalam artikelnya yang diterbitkan pada hari minggu ini menyebutkan bahwa terowongan-terowongan ini dapat secara efektif mengimbangi keunggulan Israel dalam hal persenjataan, taktik, dan organisasi.

Mike Martin, pakar psikologi perang di King’s College London, menambahkan bahwa perang darat Israel di Gaza akan menghadapi serangan dari tiga dimensi, yakni menara di atas, di permukaan dan di bawah tanah.

Bagaimana untuk menghancurkan terowongan Hamas akan menjadi tugas berat yang dihadapi militer Israel. Di masa lalu, terowongan bisa diatasi dengan menyemprotkan gas air mata atau bahan kimia, namun metode ini sekarang mungkin dianggap ilegal.

Pengeboman terowongan juga merupakan salah satu caranya. Israel mempunyai apa yang disebut sebagai “penghancur bunker”, yakni bom penembus tanah yang dapat masuk jauh di bawah tanah. Namun populasi Gaza yang padat membuat pemboman semacam itu menjadi sangat sulit dilakukan.

Sejak tahun 2014, militer Israel juga telah mengerahkan pasukan terlatih yang khusus bertempur di dalam terowongan. Pasukan akan dibantu oleh robot dan anjing polisi saat memasuki terowongan.

Israel mengklaim bahwa pihaknya telah menemukan dan menghancurkan puluhan terowongan sejak mereka memulai serangannya di Jalur Gaza. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menekankan bahwa “serangan tidak akan berakhir sampai semua terowongan berhasil dihancurkan.” (sin)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine