Ibu Memenangkan Pertarungan di Pengadilan Agar Anak Laki-Lakinya Diusir dari Rumahnya

EtIndonesia. Seorang wanita Italia baru-baru ini memenangkan kasus pengadilan yang meminta kedua putranya, berusia 40 dan 42 tahun, diusir dari rumahnya setelah mereka menolak meninggalkan rumah atau berkontribusi pada rumah tangga dengan cara apa pun.

Wanita berusia 75 tahun asal kota Pavia, Italia utara, sudah lama mencoba membujuk kedua anaknya untuk pindah dari rumah keluarganya, apalagi mereka berdua punya pekerjaan dan mampu menyewa tempat sendiri.

Namun, mereka bahkan tidak pernah menerima gagasan tersebut, dan karena mereka bahkan tidak mau memberikan kontribusi finansial atau melakukan pekerjaan rumah, wanita tua tersebut tidak punya pilihan selain membawa mereka ke pengadilan.

Kasus pengadilan yang aneh ini baru-baru ini diakhiri dengan putusan Hakim Simona Caterbi yang bersimpati dengan ibu berusia 75 tahun tersebut dan mengeluarkan pemberitahuan pengusiran terhadap kedua putranya, yang berusia 40 dan 42 tahun.

“Kewajiban orangtua untuk memberikan nafkah kepada anak-anaknya sampai mereka berumur 18 tahun, hal yang sama tidak dibenarkan ketika anak-anak itu berumur 40-an.”

Dua bamboccioni (bayi besar), sebuah istilah yang pertama kali digunakan oleh seorang politisi Italia pada tahun 2007 untuk mengejek orang dewasa yang masih tinggal bersama orangtuanya, kini memiliki waktu hingga 18 Desember untuk pindah dari rumah ibu mereka. Ini akan menjadi satu setengah bulan yang canggung, itu pasti…

Menariknya, Italia merupakan salah satu negara dengan proporsi orang dewasa tertinggi yang masih tinggal bersama orangtua mereka.

Berdasarkan data tahun 2022, hampir 70 persen orang dewasa berusia 18 hingga 34 tahun masih tinggal serumah dengan orangtuanya. Namun, kasus di mana surat perintah pengusiran terhadap anak-anak untuk meninggalkan rumah sangat jarang terjadi. (yn)

Sumber: odditycentral

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine