6 Cara Menyimpan Makanan Dalam Lemari Es untuk Mencegah Keracunan

EtIndonesia. Saat mengawetkan sisa makanan, sebaiknya perhatikan suhunya, gunakan wadah yang sesuai, dan tempatkan makanan matang terpisah dari makanan mentah.

Makanan yang ditinggalkan di luar selama berjam-jam dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri berbahaya seperti Staphylococcus aureus, Campylobacter, E. coli dan Salmonella – penyebab penyakit usus, yang dalam kasus parah dapat menyebabkan kematian. Untuk menghindari keracunan akibat sisa makanan, waktu, suhu, dan kebersihan saat mengawetkan makanan menjadi hal yang penting.

Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan saat menyimpan makanan dalam lemari es untuk menghindarkan dari keracunan.

  1. Simpan makanan dua jam setelah dimasak

Sisa makanan harus dimasukkan ke dalam freezer atau lemari es dalam waktu dua jam setelah dimasak untuk mencegah penyebaran bakteri berbahaya.

  1. Gunakan wadah yang sesuai

Menurut Mitzi Baum, CEO STOP Foodborne, AS, semua sisa makanan harus disimpan dalam wadah yang dangkal dan dapat ditutup rapat agar lebih cepat dingin. Makanan harus dikemas dalam wadah kering dan tertutup untuk mencegah masuknya udara.

  1. Suhu yang wajar

Kebanyakan orang mengira mereka harus menunggu makanan menjadi dingin sebelum memasukkannya ke dalam lemari es, padahal yang terjadi justru sebaliknya. Bahkan saat makanan panas, sebaiknya segera simpan makanan di lemari es untuk mencegah berkembangnya bakteri. Sisa makanan sebaiknya disimpan di bawah 5 derajat Celcius dan setidaknya 60 derajat Celcius saat dipanaskan kembali. Kisaran panas yang tersisa adalah kondisi ideal bagi pertumbuhan bakteri berbahaya.

Pada saat yang sama, seringnya membuka dan menutup pintu lemari es dapat dengan mudah meningkatkan suhu di dalam lemari es, sehingga mempengaruhi efisiensi pendinginan dan meningkatkan tagihan listrik.

Selain itu, kapasitas kulkas juga perlu Anda perhatikan. Jika lemari es penuh sesak, udara dingin di dalam tidak dapat bersirkulasi, tidak hanya membuang-buang listrik tetapi juga mengurangi efisiensi pendinginan, sehingga memperpendek waktu pengawetan makanan. Pakar nutrisi menyarankan untuk menjaga lemari es di rumah tetap penuh sebanyak 7-8 porsi, rutin membersihkan bagian dalam lemari es untuk menghindari masalah makan.

  1. Tandai tanggal Anda membeli/memasak makanan tersebut

Menandai tanggal dapat mengingatkan kita sudah berapa lama makanan disimpan dan agar kita segera membuang makanan kadaluwarsa.

  1. Tempatkan makanan matang di rak atas dan makanan mentah di rak bawah

Makanan yang dimasak sebaiknya diletakkan di rak atas untuk menghindari kontaminasi silang bakteri dari makanan mentah.

  1. Kemas dalam porsi tergantung tujuan penggunaan sebelum dibekukan

Mencairkan makanan berkali-kali akan menyebabkan kristal es mencair dan membeku, yang tidak hanya menurunkan kualitas makanan tetapi juga cenderung berkembang biaknya bakteri. Oleh karena itu, sebaiknya Anda membagi dan membekukan setiap porsi makanan yang perlu diawetkan. (yn)

Sumber: vnexpress.net

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine