Satelit NASA Menangkap ‘Lubang’ yang Membingungkan di Langit Bumi

EtIndonesia. NASA telah membagikan foto-foto yang tampak seperti sekelompok ubur-ubur raksasa di langit.

Satelit Terra milik badan antariksa tersebut terbang di atas Teluk Meksiko awal tahun ini ketika salah satu instrumennya menangkap gambar gelembung yang tampak aneh.

Beberapa pengamat berpendapat bahwa ini mungkin merupakan ciri khas UFO (atau UAP), sementara yang lain menyamakannya dengan lubang di atmosfer.

Faktanya, itu adalah fenomena yang disebut awan cavum, juga dikenal sebagai lubang jatuh atau awan lubang-lubang.

Ketika awan cavum pertama kali diamati pada tahun 1940-an, para ahli tidak dapat mengetahui penyebabnya.

Hal ini tak pelak memunculkan sejumlah teori, termasuk teori bahwa mereka terbentuk dari piring terbang.

Butuh waktu 70 tahun bagi para ilmuwan untuk akhirnya menyadari bahwa penjelasan tersebut tidak sesuai dengan fiksi ilmiah: awan sebenarnya disebabkan oleh pesawat terbang.

Formasi tersebut terbentuk ketika pesawat melewati tepian awan altocumulus – petak awan tingkat menengah, yang disebut cloudlets, yang paling sering berbentuk gumpalan bulat, seperti yang dijelaskan oleh Met Office.

Saat udara bergerak di sekitar pesawat, proses yang disebut ekspansi adiabatik dapat membuat tetesan air di awan membeku menjadi kristal es.

Kristal-kristal ini akhirnya bertambah berat dan jatuh dari langit, meninggalkan lubang di lapisan awan, kata NASA dalam postingan Instagram.

Dalam gambar yang diambil berkat satelit Terra milik NASA, kristal es yang jatuh muncul di tengah lubang sebagai jejak putih tipis presipitasi yang tidak pernah mencapai tanah – ciri-ciri ini disebut virga.

Foto tersebut, yang diambil pada tanggal 30 Januari tahun ini, telah menarik perhatian dan kegembiraan di media sosial, dan tidak sulit untuk mengetahui alasannya.

Gambar tersebut menunjukkan daratan hijau di Florida selatan dan lekukan Florida Keys yang dibatasi oleh lautan biru kehijauan. Hal ini kemudian dibingkai oleh bintik-bintik putih dan garis-garis awan, dengan lubang-lubang jatuh yang menggelegak di tengah-tengah aksinya.

Ini adalah pemandangan menakjubkan dan pengingat akan betapa rapuhnya keindahan dunia yang perlu kita lindungi. (yn)

Sumber: indy100

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine