Seorang Pria yang Terkubur Hidup-hidup Selama Empat Hari Diselamatkan Setelah Polisi Mendengar Teriakan Minta Tolongnya

EtIndonesia. Seorang pria berusia 62 tahun dikubur hidup-hidup selama empat hari sebelum polisi mendengar teriakan minta tolong yang mengerikan.

Penemuan ini terjadi ketika para petugas sedang menyelidiki kasus seorang wanita berusia 74 tahun yang ditemukan tewas di rumahnya di Moldova pada 13 Mei.

Spesialis forensik menentukan di tempat kejadian bahwa tubuhnya mengalami banyak luka.

Pada hari yang sama, seorang pria berusia 18 tahun ditangkap di propertinya yang terletak di desa yang sama, Ustia.

Di tengah interogasi, individu tersebut memberikan pernyataan yang kontradiktif dan membingungkan kepada polisi karena kecurigaan mereka semakin meningkat.

Saat mencari di area tersebut, mereka mendengar suara mengganggu yang datang dari bawah tanah.

Setelah melakukan penggeledahan, polisi menemukan lokasi di dekat rumah tersangka.

Mereka mulai menggali di dalam dan di sekitar tempat asal suara itu dan melihat ruang bawah tanah darurat yang ditimbun oleh tanah.

Rekaman video menunjukkan pria lanjut usia itu ditarik keluar dari tanah dengan luka di leher.

Pria yang masih sadar itu mengatakan kepada polisi bahwa pada 11 Mei, dia dan remaja tersebut sedang minum bersama tidak lama sebelum terjadi pertengkaran.

Dia mengklaim bahwa remaja berusia 18 tahun itu kemudian diduga melukainya, menguncinya di ruang bawah tanah, dan menutupi area tersebut dengan tanah.

Petugas juga mencurigai pemuda tersebut membunuh wanita lanjut usia pada 12 Mei.

Tersangka masih ditahan polisi dan sedang diselidiki atas tuduhan pembunuhan dan percobaan pembunuhan.

Jika terbukti bersalah atas kejahatan tersebut, dia menghadapi hukuman penjara seumur hidup.

Sementara itu, pria berusia 62 tahun itu mendapat perawatan di rumah sakit.

“Dia adalah wanita yang sangat baik, tidak ada seorang pun yang pernah mempunyai masalah dengannya,” kata seorang warga setempat tentang wanita yang ditemukan tewas di rumahnya. (yn)

Sumber: ladbible

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine