Kanguru ‘Raksasa’ Hilang Sejak Malam Tahun Baru Ditemukan 50 Mil dari Rumahnya

Etindonesia. Seekor kanguru yang melarikan diri dari pemiliknya pada Malam Tahun Baru telah ditemukan – sekitar 50 mil dari rumahnya.

Skippy melewatkan kota setelah ketakutan oleh perayaan kembang api di Sternberg, sebuah kota di negara bagian Mecklenburg-Vorpommern, Jerman.

Digambarkan oleh polisi sebagai ‘herbivora pemalu’, pemilik Jens Kohlhaus dari Sternberger Burg telah menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk mencoba menangkap kembali Skippy.

Namun hewan berkantung yang buron itu ditemukan melompat-lompat di sekitar Lüdersdorf, sebuah kawasan di Mecklenburg-Vorpommern yang berjarak sekitar 19 jam berjalan kaki, Kamis lalu, menurut laporan program berita Tagesschau.

Skippy terlihat pada bulan Maret antara Kota Sülten dan Sagsdorf.

Namun empat bulan kemudian, Axel Rehse menemukan kanguru tersebut sedang bersantai di atas tumpukan jerami di kandang kudanya untuk menghindari hujan.

Reshe melihat kanguru itu sedang menggigit rumput di padang rumput terdekat beberapa minggu yang lalu dan menangkap Skippy di dalam kandang pada tanggal 3 Juli.

Ketika Skippy menyelinap ke kandang untuk kedua kalinya keesokan harinya, Reshe berhasil menguncinya di dalam.

“Dia mengalami luka gigitan di ekornya, mungkin akibat gigitan rubah, serigala, atau anjing,” kata Resche kepada Ostsee-Zeitung.

Ilustrasi.

Spesies kanguru Skippy tidak dilaporkan, meskipun surat kabar menggambarkannya sebagai ‘raksasa’ dan ‘abu-abu’.

Kanguru bernama Skippy yang melarikan diri di Jerman bukanlah hal yang aneh seperti yang Anda bayangkan.

Seekor kanguru yang juga dijuluki Skippy melarikan diri dari sirkus di distrik Schwarzwald-Baar pada tahun 2021 – dua kali.

Kanguru tersebut pertama kali melarikan diri ketika sirkus mendirikan sand di Bad Dürrheim pada bulan Agustus sebelum ditangkap kembali setelah seminggu. (yn)

Sumber: metro

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine