Presiden Rusia Vladimir Putin, dalam Forum Ekonomi Timur, pada Kamis (5 September 2024), mengusulkan negosiasi untuk gencatan senjata dengan Ukraina. Pada hari yang sama, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menandatangani perjanjian kerja sama dengan Amerika Serikat di Kyiv
oleh Zhao Fenghua dan Yu Wei, New Tang Dynasty Television.
Pada Kamis, warga komunitas di Lviv, Ukraina, membawa bunga dan mainan untuk mengenang warga sipil yang tewas dalam serangan udara Rusia. Di antara korban, istri dan tiga putri dari warga Ukaina Yaroslav Bazylevych juga tewas dalam serangan itu.
Tetangga Bazylevych, Anastasia Ihnativ, mengatakan: “Kami tinggal di sebelahnya, ini adalah tragedi yang mengerikan.”
Pihak berwenang Ukraina menyatakan bahwa serangan Rusia kali ini melukai setidaknya 53 orang, termasuk 7 anak-anak.
Pada malam yang sama, kota pelabuhan Novorossiysk di Rusia diserang oleh drone Ukraina. Kementerian Pertahanan Rusia menyebut bahwa mereka berhasil menembak jatuh dua drone laut di timur laut Laut Hitam, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Pada hari yang sama, Presiden Rusia Vladimir Putin dalam Forum Ekonomi Timur yang digelar di Vladivostok menyatakan bahwa serangan Ukraina di wilayah Rusia tidak menghentikan kemajuan militer Rusia di Donbas.
Presiden Rusia Putin mengatakan: “Pertama-tama, pasukan kami telah menstabilkan situasi dan mulai secara bertahap mengusir (tentara Ukraina) dari wilayah perbatasan.”
Putin juga menyebut kesiapan untuk bernegosiasi dengan Ukraina, namun pembicaraan harus didasarkan pada perjanjian yang ditandatangani oleh Rusia dan Ukraina pada tahun 2022 di Turki, yang tidak pernah dilaksanakan. Isi perjanjian tersebut tidak pernah dipublikasikan.
Putin mengatakan: “Apakah kami siap bernegosiasi dengan mereka (Ukraina)? Kami tidak pernah menolak.”
Di hari yang sama, Presiden Ukraina Zelenskyy di Kyiv bertemu dengan delegasi yang dipimpin oleh Gubernur Indiana, Amerika Serikat, Eric Holcomb. Keduanya menandatangani kesepakatan kerja sama di bidang akademik, pertanian, dan budaya.
Presiden Ukraina Zelenskyy mengatakan: “Mitra kerja sama Ukraina telah melakukan lebih banyak investasi dalam produksi pertahanan kami.”
Sementara itu, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dalam sebuah acara pada Kamis mengatakan bahwa serangan Ukraina di wilayah perbatasan Kursk Rusia telah mencapai banyak hasil, tetapi situasi selanjutnya masih harus dilihat.
Stoltenberg mengatakan: “Ukraina telah mencapai tujuan yang tidak pernah diperkirakan mungkin terjadi pada awal perang. Ini adalah kemenangan militer yang besar. Kemampuan Ukraina untuk mempertahankan kemerdekaan mereka sangat bergantung pada NATO.” (hui)


