Artikel Ini tidak bermaksud memberikan inspirasi bagi anda melakukan tindakan menyakiti diri sendiri, Jika anda memiliki kecenderungan melakukan tindakan tersebut, harap kunjungi klinik kesehatan mental
Pada 7 November 2024, seorang wanita di Shantou, Provinsi Guangdong, melompat dari jembatan bersama anaknya yang berusia 5 tahun. Menurut warga setempat, sudah lebih dari 20 orang yang melompat dari jembatan ini sepanjang tahun ini
ETIndonesia. Video yang beredar menunjukkan bahwa pada 7 November 2024 malam, seorang wanita bersama seorang anak kecil melompat dari Jembatan Waisan di Distrik Chenghai, Kota Shantou, Tiongkok ke Sungai Waisan.
Saksi mata mengatakan bahwa wanita tersebut sudah ditemukan, tetapi anaknya yang berusia 5 tahun masih belum ditemukan. Nasib sang ibu pun belum diketahui setelah diangkat dari sungai.
Menurut sumber yang dikutip media lokal, wanita tersebut hidup dalam kesulitan dan merawat anaknya seorang diri karena suaminya bekerja jauh dari rumah. Beban keluarga sepenuhnya berada di pundaknya.
Dengan latar belakang pendidikan yang rendah, sulit baginya untuk mendapatkan pekerjaan yang layak dan pendapatannya sangat kecil sehingga kehidupannya sangat sulit.
Beberapa komentar di media sosial mengungkapkan keprihatinan mendalam, mempertanyakan betapa berat tekanan yang harus dihadapi seseorang hingga nekat melakukan tindakan ekstrim seperti ini. Namun, hidup sangatlah berharga, dan seberat apapun masalah yang dihadapi, tidak semestinya membawa anak untuk bunuh diri.
Media lokal juga melaporkan, berdasarkan informasi dari warga setempat, sejak awal tahun hingga sekarang, sudah lebih dari 20 kasus bunuh diri terjadi di Jembatan Waisan ini.
Banyak warganet yang berduka atas nasib mereka yang berada di lapisan bawah masyarakat, dengan komentar seperti: “Berita seperti sungguh menyayat hati,” “Ini adalah wujud dari keputusasaan hidup yang mendalam,” dan “Perlu adanya sistem jaminan sosial yang lebih baik untuk memastikan pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan hidup dasar setiap keluarga agar mereka tetap bisa bertahan hidup meskipun tanpa penghasilan.” (Hui)
Sumber : NTDTV.com


