Genderang Perang Global Ditabuhkan !? Putin Beri Pidato Nasional Rusia

ETIndonesia. Presiden Rusia Vladimir Putin pada  Kamis (21/11/2024) menyampaikan pidato televisi nasional Rusia, mengklaim bahwa konflik di Ukraina telah menuju ke “dimensi global.”

Putin menyatakan bahwa ia tidak mengesampingkan kemungkinan menyerang negara-negara yang menyediakan senjata kepada Kyiv. Putin mengonfirmasi bahwa pasukannya pada  Kamis menggunakan sebuah misil balistik hipersonik jarak menengah baru untuk menyerang Ukraina, tetapi misil tersebut tidak dilengkapi dengan hulu ledak nuklir.

Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric pada  Kamis menyatakan bahwa penggunaan misil balistik jarak menengah baru Rusia untuk menyerang Ukraina adalah “situasi baru yang mengkhawatirkan, dan bergerak ke arah yang salah.”

Dalam pidato nasional yang berlangsung kurang dari 10 menit, Putin mengecam serangan terbaru Ukraina menggunakan misil jarak jauh Amerika Serikat ATACMS dan misil jarak jauh Inggris “Storm Shadow” yang menargetkan wilayah Rusia.

Putin mengatakan, sejak misil tersebut diluncurkan ke Rusia, konflik yang dipicu oleh Barat di Ukraina telah disisipi unsur konflik global. Namun, ia menyatakan bahwa dua serangan Ukraina terhadap fasilitas militer Rusia di Bryansk dan Kursk “keduanya gagal.”

Putin mengancam, “Kami beranggapan bahwa kami memiliki hak untuk menggunakan senjata terhadap fasilitas militer negara terkait yang mengizinkan penggunaannya terhadap fasilitas kami.” Ia juga memerintahkan invasi negara lain itu menambahkan, “Jika aksi agresi meningkat, kami akan memberikan respons yang sama kuatnya.”

Putin mengumumkan, sebagai respons terhadap serangan misil oleh negara-negara Barat terhadap Rusia, militer Rusia pada hari Kamis meluncurkan misil balistik hipersonik baru yang disebut “Orechnik,” yang berada dalam “status non-nuklir.”

Putin juga menyatakan bahwa target peluncuran tersebut adalah sebuah lokasi dari kompleks industri militer Ukraina. Lebih awal di hari yang sama, Ukraina melaporkan bahwa sebuah misil tak dikenal menyerang kota Dnipro negara tersebut, tempat grup Pivdenmach yang memproduksi komponen misil berada.

Putin sesumbar dengan mengatakan misil hipersonik baru Rusia tersebut tak terkalahkan. “Saat ini belum ada sistem yang dapat melawan senjata ini. Misil menyerang target dengan kecepatan 10 Mach, yaitu 2.5 hingga 3 kilometer per detik. Sistem pertahanan udara yang ada di dunia dan sistem pertahanan misil yang dibangun Amerika di Eropa tidak mampu mencegat misil ini. Itu adalah hal yang mustahil,”katanya. 

Putin yang tidak berniat mengakhiri perang invasi terhadap Ukraina, juga menyatakan, “Kami selalu siap menyelesaikan semua masalah dengan cara damai, saat ini juga demikian, tetapi kami juga siap menghadapi segala perkembangan situasi.”

Dengan nada yang sangat tegas, ia mengatakan, “Jika ada yang masih meragukan hal ini, itu tidak ada artinya. Selalu ada jawabannya.”

Kantor berita Rusia pada hari Kamis mengutip juru bicara Kremlin Peskov yang menyatakan, Rusia memberikan peringatan kepada Amerika Serikat 30 menit sebelum meluncurkan misil hipersonik balistik ke Ukraina.

Peskov mengatakan, “Peringatan diberikan secara otomatis 30 menit sebelum peluncuran,” dan menambahkan bahwa Moskow dan Amerika terus berkomunikasi mengenai masalah senjata nuklir. (jhon)

Sumber : www.aboluowang.com

INSPIRASI ERABARU

Chemistry Tumbuh dari Kedekatan: Mengapa Kencan Tatap Muka Masih Tak Tergantikan di Era Digital

Di era ketika lebih dari setengah lajang berusia di bawah 30 tahun menggunakan aplikasi kencan, berbagai bukti menunjukkan bahwa pendekatan digital terhadap percintaan mungkin...

Mengapa Introvert dan Ekstrovert Sama-Sama Berperan Penting dengan Kekuatan Mereka yang Unik

Cara sistem saraf kita merespons lingkungan sosial mencerminkan lebih dari sekadar kepribadian. Oleh Sarah Campise Hallier Dua orang teman memasuki sebuah bar karaoke. Yang satu langsung...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine