Sarkofagus ‘Santa Claus’ Kemungkinan Ditemukan di Gereja di Turki

EtIndonesia. Tepat pada waktunya. Para arkeolog di Turki telah menemukan sarkofagus yang mereka yakini milik Santo Nikolas — orang suci Kristen yang murah hati yang menginspirasi Sinterklas.

Para peneliti menemukan sarkofagus di jantung gereja abad ke-7 yang dibangun untuk menghormati Santo Nikolas yang periang, yang merupakan uskup abad ke-4 di kota Mediterania Myra sebelum dia pindah ke Kutub Utara.

Sarkofagus batu kapur tersebut berukuran panjang 1,8 m dan kedalaman sekitar 1,5 m, memiliki tutup bernada, dan terkubur sekitar 1,8 m di bawah tanah, lapor Heritage Daily.

“Harapan terbesar kami adalah menemukan prasasti pada sarkofagus tersebut. Ini akan membantu memperjelas isi pemakaman dan memungkinkan kami menentukan periode pastinya,” kata Ebru Fatma Findik dari Universitas Hatay Mustafa Kemal.

Rincian lebih lanjut diharapkan akan muncul saat penggalian berlanjut, menurut para arkeolog dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Turki.

Santo itu dimakamkan di gereja tempat dia menjalankan tugasnya di kota pelabuhan Yunani Myra di Asia Kecil.

Ratusan tahun setelah kematiannya, dia memperoleh popularitas, dan Kaisar Bizantium Theodosius II membangun sebuah gereja besar untuk menghormatinya di lokasi yang sama.

Tulang-tulang Santo Nikolas diperkirakan telah berada di Venesia sejak setelah Perang Salib Pertama yang dimulai pada tahun 1096.

Tulang-tulang itu diduga diambil dari sebuah gereja di Bari, Italia, setelah dipindahkan dari Myra pada waktu yang tidak ditentukan, menurut Heritage Daily.

Pemeriksaan tulang-tulang yang ditemukan di Bari dan Venesia pada tahun 1953 mengonfirmasi bahwa tulang-tulang itu berasal dari orang yang sama, tetapi tidak jelas apakah orang itu adalah Santo Nikolas, lapor Heritage Daily.

Santo Nikolas memerintah sebagai uskup Myra, di Provinsi Antalya Turki saat ini, pada abad ke-4 dan dimakamkan di gereja tempat dia memimpin tugasnya.

Nicholas dikatakan sebagai seorang pemberi hadiah dan merupakan santo pelindung anak-anak, pedagang, dan pencuri yang bertobat. (yn)

Sumber: nypost

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine