ETIndonesia. Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, pada Senin (9/12/2024) untuk pertama kalinya memberikan wawancara kepada NBC dalam acara Meet the Press. Dalam wawancara tersebut, Trump membahas beberapa kebijakan utama yang akan diambil setelah menjabat, termasuk meningkatkan tarif, mendeportasi imigran ilegal, dan segera mengakhiri perang Rusia-Ukraina.
Perang Rusia-Ukraina
Ketika ditanya apakah Ukraina harus bersiap menghadapi pengurangan bantuan dari AS, Trump menjawab:
“Mungkin saja. Tentu saja.”
Mengenai klaimnya bahwa ia bisa mengakhiri perang dalam 24 jam bahkan sebelum dilantik, Trump menjelaskan:
“Ya, saya sedang aktif mencoba.”
Namun, saat ditanya apakah ia telah berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin setelah terpilih, Trump menolak memberikan jawaban pasti:
“Saya tidak ingin mengatakan itu. Saya tidak ingin melakukan apa pun yang dapat mengganggu negosiasi.”
Kebijakan Tarif
Trump menegaskan kembali rencananya untuk meningkatkan tarif pada barang impor dari negara-negara seperti Tiongkok. Ia yakin langkah tersebut tidak akan meningkatkan harga di AS dan merujuk pada keberhasilannya sebelumnya dalam kebijakan serupa:
“Jika Anda melihat sebelum pandemi COVID-19, kami memiliki ekonomi terbaik dalam sejarah Amerika. Saya memberlakukan banyak tarif, terutama pada Tiongkok. Kami menghasilkan ratusan miliar dolar tanpa inflasi.”
Ketika pembawa acara Kristen Welker menyebutkan bahwa banyak ekonom mengatakan konsumen akan menanggung biaya dari tarif tersebut, Trump menjawab:
“Saya tidak percaya itu.”
Kebijakan Imigrasi
Trump menegaskan pentingnya mendeportasi imigran ilegal dalam empat tahun mendatang:
“Saya pikir itu harus dilakukan. Memang sulit, tetapi harus ada aturan, regulasi, dan hukum. Mereka masuk secara ilegal, dan itu sangat tidak adil bagi orang-orang yang telah menunggu dalam antrian selama sepuluh tahun.”
Kasus 6 Januari
Trump menyatakan bahwa pada hari pertama ia menjabat, ia akan membebaskan warga yang ditangkap terkait insiden Capitol Hill 6 Januari. Ia juga menekankan bahwa ia tidak akan membalas dendam terhadap siapa pun yang dianggap bertanggung jawab atas peristiwa tersebut:
“Saya benar-benar ingin negara kita sukses. Saya tidak ingin kembali ke masa lalu. Kesuksesan adalah hukuman terbaik bagi mereka.” (Hui)


