EtIndonesia. Kebun Binatang Guangzhou di Tiongkok dikecam setelah video buaya yang sangat kurus di sana menjadi viral di internet.
Foto dan video buaya yang sangat kurus hingga Anda benar-benar dapat melihat tulang belakangnya dan menghitung tulang rusuknya telah beredar di media sosial Tiongkok dan memicu perdebatan sengit seputar perlakuan terhadap hewan.
Dilaporkan berada di Kebun Binatang Guangzhou, reptil itu lebih mirip fosil daripada hewan hidup, tetapi satu klip menunjukkannya bergerak perlahan di kandangnya.

Orang yang merekam video dan mengunggahnya di internet menyatakan keprihatinannya terhadap buaya itu dan banyak yang menuduh kebun binatang itu melakukan kekejaman terhadap hewan karena membiarkannya kelaparan atau mengabaikan kondisinya.
Menanggapi kemarahan publik mengenai buaya berkulit dan bertulang itu, Kebun Binatang Guangzhou mengeluarkan pernyataan yang menjelaskan bahwa reptil itu tidak dianiaya dengan cara apa pun dan bahwa tubuhnya yang sangat kurus itu merupakan akibat dari gastroenteritis. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh bakteri atau virus, ditandai dengan gejala muntah dan diare yang menyebabkan berat badannya turun drastis.
“Saat ini dia sedang menjalani perawatan dan akan diberikan perawatan ekstra di masa mendatang,” kata juru bicara kebun binatang kepada wartawan Tiongkok.
Penjelasan kebun binatang tidak banyak meredakan kritik, karena banyak yang menyatakan diri skeptis, sementara yang lain bertanya berapa lama kebun binatang membiarkan gastroenteritis buaya itu tidak diobati. (yn)
Sumber: odditycentral


