Bagaimana Seorang Wanita Membersihkan Kulkasnya yang Bau Berakhir dengan Menyelamatkan Nyawa

EtIndonesia. Suatu hari, pemilik rumah Lynn Boutwell mulai mencium bau tak sedap yang berasal dari dalam kulkasnya — bau yang dia gambarkan seperti rawa. Karena tidak melihat sumber bau yang jelas, Boutwell bertekad untuk membersihkannya.

“Saya membersihkan kulkas [dan] membuang selada layu dan beberapa barang lainnya. Namun, baunya masih seperti rawa,” kata Boutwell kepada The Dodo.

Kemudian, dia melihat sesuatu yang tampak seperti beberapa kecambah kacang yang layu di rak bawah kulkas — dan kebenaran mulai terungkap.

Ternyata, “kecambah kacang” itu sebenarnya adalah tubuh seekor katak kecil yang entah bagaimana berhasil masuk ke dalam kulkas, kemungkinan besar karena menyimpan beberapa hasil bumi.

Katak itu mengerut dan mengalami dehidrasi karena udara dingin dan kering di dalam kulkas. Dia tidak punya kesempatan.

Atau tidak?

“Saya hendak membuang [katak itu], tetapi melihat detak jantung samar,” kata Boutwell. “Itu menggelitik hati saya.”

Katak yang tampak tak bernyawa itu sebenarnya masih hidup.

Memutuskan untuk memberi katak yang lemah itu kesempatan untuk melawan, Boutwell menaruhnya di dalam mangkuk berisi air dan tisu basah.

Dan yang sangat mengejutkannya, inilah yang terjadi selanjutnya.

Perlahan tapi pasti, selama beberapa jam berikutnya, katak yang tadinya “mati” itu kembali ke keadaan sehat.

“Saya terkejut katak itu selamat,” kata Boutwell. “Lebih terkejut lagi bahwa [katak itu] tampaknya pulih sepenuhnya, semua anggota tubuhnya berfungsi.”

Karena katak itu sangat kecil dan masih agak compang-camping karena pengalaman di lemari es, Boutwell tidak dapat mengidentifikasi spesiesnya untuk memastikan apakah aman untuk melepaskannya.

Namun sebelum dia sempat memastikannya dengan pasti, katak yang menyelinap itu melompat dari mangkuk dan menghilang dari pandangan.

Setelah berbagi pengalamannya dalam sebuah posting daring, kebaikan dan belas kasih Boutwell telah membuatnya mendapatkan banyak pujian.

“Sungguh kisah yang aneh dan menyenangkan!” tulis seorang komentator. “Terima kasih telah menyelamatkan hidupnya.” (yn)

Sumber: the dodo

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine