Gajah di Afrika Selatan Injak-injak dan Tewaskan Turis yang Mencoba Menyelamatkan Anak-anak

EtIndonesia. Seekor gajah di Taman Nasional Kruger Afrika Selatan menginjak-injak seorang turis hingga tewas saat dia berusaha melindungi anak-anak, kata para pejabat.

Insiden hari Minggu (26/1) yang melibatkan Shaik Adam Shabir Ammed yang berusia 59 tahun dari Kota Mkhondo di Afrika Selatan masih dalam penyelidikan oleh penegak hukum, menurut Taman Nasional Afrika Selatan.

“Laporan saksi mata awal menunjukkan bahwa keluarga tersebut memarkir kendaraan di dekat area penerimaan tamu Malelane dan anak-anak berlari melewati jembatan ke semak-semak, kemudian seekor gajah dari kawanan terdekat menyerang mereka. Korban bergegas menolong anak-anak dan saat itulah dia dikejar dan diinjak-injak oleh salah satu hewan,” kata badan tersebut. “Dia meninggal di tempat kejadian karena luka-lukanya.”

“Pada hari kejadian, hewan yang bertanggung jawab atas kematian tersebut tidak dapat diidentifikasi karena ada beberapa dari mereka di sekitar dan mereka segera menjauh sementara orang-orang berusaha menyelamatkan nyawa korban,” tambahnya.

Taman Nasional Afrika Selatan juga mengatakan bahwa pihaknya menyampaikan “belasungkawa yang tulus kepada keluarga Ammed dan mendoakan mereka agar kuat dalam masa sulit ini.”

Badan tersebut mengatakan di situs webnya bahwa “Di sebagian besar taman nasional ada kemungkinan ancaman dari hewan berbahaya” dan “Di taman tersebut, tamu hanya boleh [meninggalkan] kendaraan di area yang ditentukan.

“Tidak ada bagian tubuh yang boleh mencuat dari jendela atau sunroof dan pintu harus tetap tertutup setiap saat,” demikian peringatannya.

Petugas taman menggambarkan gajah sebagai “hewan yang biasanya damai” tetapi mencatat bahwa mereka “bisa menjadi agresif saat sakit, terluka, atau diganggu.”

“Gajah mungkin berlari ke arah ancaman dalam demonstrasi atau serangan sungguhan. Sebagian besar serangan adalah serangan tiruan yang dihentikan sebelum target tercapai,” kata Taman Nasional Afrika Selatan.

“Namun, jika serangan dilanjutkan, seekor gajah cukup mampu membunuh gajah lain, hewan lain (termasuk manusia) atau menghancurkan mobil,” tambahnya.(yn)

Sumber: nypost

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine