Jembatan Dekat Pelabuhan Chancay, Peru, Ambruk : 2 Tewas, Puluhan Terluka

EtIndonesia. Pada Kamis (13 Februari) tengah malam, sebuah jembatan dua jalur di dekat pelabuhan besar Chancay, di bagian utara Peru, tiba-tiba roboh.

Sebuah bus antar provinsi yang membawa lebih dari 50 penumpang serta sebuah mobil yang melaju dari utara ke selatan langsung jatuh ke sungai.

Tim penyelamat berhasil mengeluarkan para lansia dari bus melalui jendela belakang.

Banyak warga dan jurnalis berdiri di atas jembatan, dengan cemas mengamati proses penyelamatan.

Lebih dari tiga jam setelah kejadian, tim penyelamat berhasil menyelamatkan lebih dari 40 orang dari dalam bus dan segera membawa korban yang terluka ke rumah sakit.

Pihak berwenang mengkonfirmasi bahwa insiden ini telah menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai 41 lainnya. Korban tewas termasuk pengemudi bus dan seorang penumpang.

Wakil Walikota kota Virú, Jorge Arrieta Camacho: “Sejauh ini, kami mengkonfirmasi bahwa dua orang meninggal dunia.”

Wartawan: “Dua korban jiwa? Siapa mereka?”

Jorge Arrieta Camacho: “Seorang wanita dan seorang pria yang berada di dalam kendaraan.”

Jembatan Chancay yang runtuh ini memiliki panjang hampir 60 meter dan dibangun pada tahun 1960-an. Jembatan ini terletak di salah satu jalan tol utama di sepanjang pantai Pasifik Peru, sekitar 4 km dari Pelabuhan Chancay.

Pelabuhan Chancay sendiri baru diresmikan pada November tahun lalu. Pelabuhan ini merupakan proyek investasi besar Tiongkok di kawasan Pasifik dan menjadi pusat penting dalam inisiatif Belt and Road. 

Pejabat setempat mengkonfirmasi bahwa runtuhnya Jembatan Chancay merupakan akibat dari “keruntuhan struktural”.

Menteri Transportasi Peru, Raúl Pérez, menyatakan bahwa penyebab pasti tragedi ini masih dalam investigasi, apakah disebabkan oleh meningkatnya permukaan air sungai yang merusak infrastruktur atau akibat kurangnya perawatan.

Dalam sepekan terakhir, beberapa wilayah di Peru, termasuk Lima dan Virú, mengalami hujan lebat yang tidak biasa. (Hui)

Sumber : NTDTV.com 

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine