EtIndonesia. Kecelakaan fatal terjadi di wilayah Potosí, Bolivia, pada Sabtu (1 Maret), diduga akibat salah satu bus yang mencoba menyalip secara ceroboh. Insiden ini menyebabkan sedikitnya 37 orang tewas dan 30 lainnya terluka. Diketahui bahwa sebagian besar penumpang dalam bus tersebut adalah warga yang hendak menghadiri perayaan karnaval.
Kecelakaan ini terjadi pada dini hari di jalan raya yang menghubungkan kota Uyuni dan Colchani.
Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan penyelidikan. Kepala kepolisian setempat menyatakan bahwa para korban luka telah dilarikan ke berbagai rumah sakit, yang kini kewalahan menangani jumlah pasien.
Dua sopir bus juga mengalami cedera, salah satunya dalam kondisi kritis di ruang ICU. Pihak berwenang sedang melakukan tes alkohol terhadap sopir guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan, dan laporan resmi akan segera dirilis.
Pada akhir Januari lalu, Bolivia juga mengalami kecelakaan serupa di jalur pegunungan akibat bus yang melaju dengan kecepatan tinggi, menewaskan 19 orang.
Menurut laporan Diario El Norte – San Nicolás, jalan yang menjadi lokasi kecelakaan merupakan jalur dua arah yang sempit, dengan kondisi penerangan minim, medan yang sulit, serta berada di dataran tinggi—faktor yang meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengemudi.
Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa salah satu bus melaju dengan kecepatan tinggi dan memasuki jalur berlawanan.
Sementara itu, laporan dari Canal26 menyebutkan bahwa banyak penumpang dalam bus tersebut merupakan warga yang hendak menghadiri Karnaval Oruro.
Kecelakaan lalu lintas kerap terjadi di Bolivia. Berdasarkan data resmi, sepanjang tahun ini saja, sudah terjadi 16 kecelakaan besar yang mengakibatkan sedikitnya 119 orang tewas dan 94 lainnya terluka di berbagai wilayah negara tersebut. Rata-rata, kecelakaan di jalan raya Bolivia menewaskan sekitar 1.400 orang dan melukai 40.000 lainnya setiap tahun. (Hui)
Sumber : NTDTV.com


