Inggris Umumkan Daftar 24 Patogen untuk Menghadapi Ancaman Kesehatan Masyarakat di Masa Depan

EtIndonesia. Untuk meningkatkan kesiapan menghadapi penyakit menular, Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) telah merilis sebuah dokumen yang mencantumkan 24 kelompok patogen yang dapat menjadi referensi bagi para ilmuwan.

🔹 UKHSA baru-baru ini menerbitkan daftar 24 keluarga patogen, termasuk virus dengan potensi pandemi global seperti virus Covid-19, serta penyakit yang saat ini tidak memiliki pengobatan efektif atau dapat mengancam kesehatan secara serius.

🔹 Daftar ini bertujuan untuk memandu penelitian ilmiah dan alokasi dana di Inggris, dengan fokus pada pengembangan diagnostik, vaksin, dan pengobatan guna memastikan kesiapan dalam menghadapi ancaman kesehatan di masa depan.

Para ahli menekankan bahwa reaksi global terhadap pandemi Covid-19 terlalu lambat, yang menyebabkan penyebaran virus secara cepat. Karena ancaman virus terus berubah, daftar ini tidak diberi peringkat berdasarkan tingkat bahaya, tetapi akan diperbarui setidaknya sekali dalam setahun untuk menghindari kesalahan yang sama.

🔸 Daftar ini mencakup virus dari keluarga Paramyxoviridae, seperti virus campak, yang dikenal memiliki tingkat penularan sangat tinggi.

🔸 Para ahli memperingatkan bahwa jika virus seperti ini menyebar, bahkan lockdown ketat pun sulit menghentikannya. Selain itu, virus ini memiliki tingkat kematian lebih tinggi dan sangat berbahaya bagi anak-anak.

Selain itu, UKHSA juga akan bekerja sama dengan para ahli kesehatan hewan untuk mengantisipasi penyakit zoonosis (penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia).

🔹 Selain flu burung, daftar ini juga mencakup penyakit yang ditularkan oleh nyamuk akibat perubahan iklim, yang berisiko semakin meningkat dalam beberapa tahun mendatang.

🔸 Beberapa patogen bakteri juga masuk dalam daftar, seperti Neisseria gonorrhoeae (bakteri penyebab gonore) yang telah mengembangkan resistansi tinggi terhadap antibiotik.

🔸 Masalah antibiotik resistan ini semakin memburuk dan berpotensi menjadi ancaman besar bagi kesehatan masyarakat di masa depan. (Hui)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine