Api dari Kedalaman Alam Semesta: Planet yang Sedang Meleleh

EtIndonesia. Sekitar 66 tahun cahaya dari Bumi, sebuah planet aneh tengah berputar perlahan sambil terbakar hebat, seolah-olah sedang menampilkan sebuah tarian api megah di panggung kosmik yang sunyi.

Planet Aneh yang Sedang Meleleh

Planet ini, sementara waktu dinamai TOI-6713.01, ditemukan oleh teleskop luar angkasa milik NASA yaitu TESS (Transiting Exoplanet Survey Satellite). Permukaannya diperkirakan dipenuhi ratusan gunung berapi aktif yang terus-menerus memuntahkan lava pijar. Suhu di permukaan planet ini mencapai 2300 derajat Celcius—cukup panas untuk melelehkan hampir semua logam yang dikenal manusia hanya dalam sekejap.

Planet ini bukan Io, satelit vulkanik milik Jupiter yang telah lama dikenal sebagai “dunia neraka” dalam tata surya kita. Namun para astronom menyebut TOI-6713.01 sebagai versi “supercharged” dari Io—jika Io adalah neraka berapi, maka planet ini adalah “neraka api masa depan” yang lebih panas, lebih ekstrem, dan tak sanggup ditatap langsung.

Apa yang membuatnya lebih menakjubkan: planet ini bersinar dalam cahaya tampak. Dalam ilmu pengetahuan umum, planet tidak menghasilkan cahaya sendiri—itu adalah ciri khas bintang. Namun TOI-6713.01 mematahkan aturan itu. Aktivitas vulkanik dan aliran lava di permukaannya memancarkan radiasi panas, menampilkan kilauan merah menyala yang melukis ruang angkasa dengan jejak cahaya, seolah menyuarakan keberadaannya kepada seluruh jagat raya.

“Itu adalah momen yang benar-benar membuat takjub. Anda akan berkata: ‘Wah, ini sungguh ada!'”, kata Stephen Kane, astrofisikawan dari Universitas California, Riverside, yang memimpin penelitian ini.

Fenomena “Pelelehan dari Dalam” Bertaraf Kosmis

TOI-6713.01 sedikit lebih besar dari Bumi dan hanya membutuhkan 2,2 hari untuk menyelesaikan satu orbit mengelilingi bintang induknya. Namun orbitnya sangat elips—mirip dengan orbit Merkurius di tata surya kita. Hal ini menjadikannya sangat tidak stabil dan penuh tekanan.

Planet ini mengalami tarikan gravitasi yang kuat dari dua planet tetangganya. Interaksi ini menciptakan fenomena yang dikenal sebagai “pemanasan pasang surut” (tidal heating), di mana gaya tarik menarik yang terus-menerus menyebabkan planet tersebut mengalami kompresi dan regangan berulang-ulang. Hasilnya: bagian dalam planet memanas secara ekstrem, membuat kerak luar mencair perlahan, seolah-olah seluruh planet sedang meleleh dari dalam.

Para ilmuwan belum dapat memastikan secara menyeluruh seperti apa rupa asli TOI-6713.01. Penelitian dan observasi lebih lanjut masih sangat dibutuhkan. Namun bila dugaan saat ini benar adanya, maka penemuan ini bisa menjadi terobosan besar dalam pemahaman kita tentang evolusi planet—bagaimana planet terbentuk, berubah, dan hancur.

Mungkin, suatu saat nanti, TOI-6713.01 akan diberikan nama yang lebih indah dan puitis, sepadan dengan pesona dan misterinya. Namun bahkan sekarang, planet ini telah berhasil mencuri perhatian dunia ilmiah berkat panasnya yang luar biasa dan penampilan kosmiknya yang memukau.

Dari satu sudut pandang, TOI-6713.01 bukan hanya planet yang tengah mencair—tetapi juga sebuah lonceng peringatan yang menyala, mengingatkan kita bahwa alam semesta ini masih mengandung jutaan keajaiban yang belum kita ketahui.(jhn//yn)

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine