EtIndonesia. Parade Paskah tahunan di New York digelar pada Minggu (20 April) di Fifth Avenue. Orang-orang berkumpul dengan gembira, mengenakan topi-topi berwarna-warni, untuk merayakan datangnya musim semi.
Reporter NTD melaporkan “Musim semi telah tiba di New York. Para turis dan warga lokal berkumpul di Fifth Avenue untuk merayakan semangat Paskah dan musim semi. Parade topi Paskah di New York ini adalah batu ujian budaya serta ajang yang luar biasa untuk menampilkan kreativitas dan suasana penuh kegembiraan.”
Parade ini berlangsung di antara 49th Street dan 57th Street di kawasan Manhattan.
Peserta parade:
“Aku suka sekali! Aku punya waktu 15 menit untuk terkenal. Setiap orang di sini membuatku bersemangat.”
Peserta parade:
“Ini adalah impianku. Aku selalu ingin ikut parade ini. Kami baru saja pindah ke sini beberapa bulan lalu, jadi akhirnya bisa ikut. Topi dan semua ini aku buat sendiri.”
Reporter NTD:
“Boleh ceritakan soal kostum Anda?”
Peserta parade:
“Aku adalah ‘jackalope’, hewan mitos—setengah rusa, setengah kelinci.”
Peserta parade:
“Tahun ini aku mengusung tema ‘Mad Hatter’ (si Topi Gila). Aku beli pakaian ini online dan menghias topi dengan kartu-kartu remi.”
Peserta parade:
“Seluruh tampilanku adalah ideku sendiri—sepasang tangan memegang telur Paskah. Tahun ini aku cuma ingin tampil ajaib.”
Peserta parade:
“Aku punya topi yang sudah lama ingin kupakai. Jadi aku pikir, bagaimana caranya membuat satu setel pakaian yang cocok dengan topi ini? Nah, dari situlah semuanya berawal.”
Peserta parade:
“Topi ini aku buat bertahun-tahun lalu waktu masih sekolah seni. Sekarang akhirnya ada kesempatan buat memakainya.”
Peserta parade:
“Waktu pesta lajang, aku dapat dompet, dan aku nggak mau membuangnya. Jadi aku isi dengan bunga segar yang kubeli di Trader Joe’s, lalu aku lem panas ke pita kepala. Jadilah begini.”
Peserta parade:
“Semuanya aku beli dari toko diskon di Upper West Side. Bunga plastik, benang warna-warni, telur Paskah, dan topinya sendiri juga. Total cuma habis 40 dolar—praktis dan gampang.”
Parade topi Paskah ini berakar dari tradisi yang dimulai pada tahun 1870-an. Saat itu, warga New York yang berpakaian modis akan berjalan santai di Fifth Avenue setelah menghadiri kebaktian Paskah. Seiring waktu, kawasan ini menjadi semacam “runway” fashion khas New York.
Sejak awalnya di tahun 1870-an, parade ini telah melewati sejarah panjang, tapi semangat keceriaan, kemewahan, dan keajaiban khas New York tetap hidup hingga sekarang.
Laporan dari Manhattan oleh reporter NTD, Stefania Cox


