EtIndonesia. Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, hari Minggu (⅘) mengumumkan bahwa dirinya telah menolak usulan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang secara langsung menawarkan untuk mengirimkan pasukan militer AS ke Meksiko guna membantu memberantas perdagangan narkoba.
Dalam sebuah acara publik yang digelar hari ini, Sheinbaum menjelaskan bahwa dalam percakapan teleponnya dengan Trump, dia secara tegas menyampaikan: “Tidak, Presiden Trump. Wilayah negara kami tidak bisa dilanggar, dan kedaulatan negara kami tidak untuk dijual.”
Sheinbaum mengungkapkan bahwa dalam pembicaraan tersebut, Trump menanyakan bagaimana Amerika Serikat dapat membantu Meksiko dalam memerangi organisasi kriminal, dan kemudian menyarankan agar militer AS dikirim ke wilayah Meksiko.
Menanggapi hal itu, Sheinbaum menyatakan bahwa dirinya menolak keras usulan tersebut dan menegaskan: “Kami tidak akan pernah menerima keberadaan pasukan militer AS di tanah air kami.”
Namun, Sheinbaum juga menyampaikan bahwa dirinya telah menekankan kepada Trump mengenai keinginannya untuk tetap bekerja sama, termasuk dengan memperkuat kerja sama dalam pertukaran informasi intelijen. Selain itu, dia juga mendesak Trump untuk menghentikan penyelundupan senjata lintas perbatasan—salah satu faktor utama yang telah memicu gelombang kekerasan di Meksiko selama hampir dua dekade terakhir, dan telah merenggut lebih dari 450.000 nyawa.
Sheinbaum menambahkan bahwa Trump telah mengeluarkan sebuah perintah pada 2 Mei lalu, yang isinya mencakup upaya untuk mengambil tindakan yang diperlukan guna “mencegah arus senjata dari Amerika Serikat masuk ke Meksiko.” (jhn/yn)


