Pria Tiongkok Tersedot Awan Hingga Ketinggian 8.598 Meter, Selamat Secara Ajaib

EtIndonesia. Pada 24 Mei 2025, seorang penggemar olahraga paralayang di  daratan Tiongkok secara tidak sengaja tersedot ke dalam awan hingga mencapai ketinggian 8.598 meter di atas permukaan laut saat terbang di Pegunungan Qilian. Meski tubuhnya membeku di beberapa bagian, ia berhasil mengendalikan parasut dan mendarat dengan selamat, memicu kehebohan publik.

Pada hari kejadian, penggemar paralayang yang dikenal dengan nama panggilan “Liu Ge” (Kakak Liu) sedang melakukan penerbangan lintas provinsi di Pegunungan Qilian, yang terletak di perbatasan Provinsi Gansu dan Qinghai. 

Dalam video yang beredar di internet, terlihat bahwa saat kejadian ia tidak mengenakan masker oksigen, wajahnya langsung terkena udara tipis, dan tubuhnya penuh dengan es. Meski begitu, ia tetap sadar dan berhasil mengendalikan parasutnya hingga mendarat dengan selamat.

Ia mengatakan : “Saat itu terasa kekurangan oksigen, tangan saya terus membeku di luar. Tangan saya terbuka di luar terus… lalu saya terus berkomunikasi lewat radio.”

Pada 26 Mei, seorang yang dekat dengan Liu Ge mengatakan kepada media Red Star News bahwa saat ini Liu Ge masih dalam masa pemulihan fisik, sehingga tidak bersedia diwawancarai dan juga berharap netizen tidak terus membesar-besarkan kejadian ini.

Orang dalam tersebut juga menyebut bahwa meski Liu Ge memiliki lisensi resmi paralayang, penerbangannya saat itu tidak dilaporkan secara resmi ke pihak otoritas, termasuk lokasi lepas landas yang juga belum memiliki izin wilayah udara. Saat ini, pihak berwenang telah membuka penyelidikan resmi terkait insiden ini.

Warganet Tiongkok menanggapi dengan beragam komentar:

  • “Setinggi itu, pasti sudah ketakutan setengah mati.”
  • “Benar-benar berbahaya, untung saja selamat.”
  • “Nyawanya memang kuat.”
  • “Benar-benar lolos dari kematian.”
  • “Yang penting selamat pulang, ingat untuk melapor dulu sebelum terbang, keselamatan harus jadi prioritas.”
  • “Terbang ilegal… ya harus diberi sanksi.”

Diketahui bahwa fenomena “tersedot ke dalam awan” dalam paralayang disebut “cloud suck” atau penyedotan awan, yaitu kondisi ketika paralayang tertarik naik secara cepat karena arus udara naik di sekitar awan, terutama awan cumulonimbus atau awan panas (thermal lift).

Liu Ge yang tersedot hingga 8.598 meter telah mencapai ketinggian setara dengan jalur penerbangan pesawat jet komersial, yang bisa berpotensi membahayakan penerbangan sipil. Laporan menyebutkan bahwa kejadian ini bukanlah upaya untuk memecahkan rekor dunia, melainkan murni kecelakaan tidak disengaja. (Hui)

Sumber : NTDTV.com 

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine