11 Depot Minyak di  Iran Meledak Hingga Puluhan Kota di Israel membunyikan Alarm Serangan Udara

EtIndonesia. Israel dan Iran yang sedang terlibat dalam perang, Minggu (15 Juni) memasuki hari ketiga pertempuran. Stasiun televisi pemerintah Iran mengumumkan bahwa Iran telah meluncurkan gelombang baru serangan rudal, memicu alarm serangan udara di puluhan kota dan komunitas di seluruh Israel. 

Sebagai balasan, militer Israel mengerahkan 70 jet tempur untuk menyerang gedung Kementerian Pertahanan Iran dan lokasi lain yang terkait dengan program nuklir, serta depot minyak Iran.

Stasiun TV pemerintah Iran melaporkan pukul 03.10 waktu setempat: “Gelombang baru dari operasi ‘Janji Setia 3’ (Operation Honest Promise 3) baru saja dimulai,” seraya menayangkan siaran langsung dari wilayah Israel.

Wartawan AFP melaporkan bahwa pada Minggu (15 Juni), terdengar sirine dan suara ledakan di Yerusalem dan Tel Aviv.

Militer Israel melalui akun media sosial X menyatakan bahwa jutaan warga Israel “berlari menuju tempat perlindungan” saat sirine berbunyi di puluhan kota dan komunitas.

Rekaman televisi Israel menunjukkan bahwa gelombang baru serangan rudal dari Iran ini untuk pertama kalinya menyasar kota pelabuhan Haifa di utara.

Ketegangan antara Israel dan Iran memicu kekhawatiran internasional akan eskalasi konflik. Setelah Israel melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap Iran pada 13 Juni, pertempuran sengit terjadi pada 14 Juni, memaksa penundaan negosiasi nuklir putaran baru antara AS dan Iran yang sedianya digelar pada 15 Juni.

Sebelumnya pada 14 Juni, Israel menyerang ladang gas South Pars di Iran dan menyebabkan kebakaran, memaksa sebagian produksi di ladang gas terbesar di dunia itu dihentikan sementara. Ini merupakan pertama kalinya Israel menyerang sektor minyak dan gas Iran, menunjukkan peningkatan serius dalam eskalasi konflik.

Pada 14 Juni malam, Israel kembali mengerahkan 70 jet tempur untuk membombardir lebih dari 40 target di Teheran. Jet-jet tersebut terbang berputar-putar di atas Teheran selama lebih dari dua jam untuk melaksanakan misi serangan. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan bahwa “Teheran sedang dilalap api.”

Kementerian Perminyakan Iran menyatakan bahwa 11 depot penyimpanan bahan bakar di depot Shahran mengalami ledakan beruntun. Seorang warga menggambarkan kekuatan ledakan “seperti gempa bumi”; saksi mata lainnya menyebutkan bahwa api terus menyebar dan menerangi pegunungan di sekitar Teheran.

Militer Israel menyatakan bahwa pada 15 Juni dini hari, mereka menyerang gedung Kementerian Pertahanan Iran dan target lainnya, “termasuk markas besar Kementerian Pertahanan Iran, Organisasi Riset dan Inovasi Pertahanan (SPND), markas program nuklir,”
yang disebut terkait langsung dengan program nuklir Teheran. Israel juga menargetkan tangki-tangki penyimpanan minyak Iran.

Iran menyatakan bahwa serangan terhadap depot minyak Shahran oleh Israel telah “berhasil dikendalikan.”

Jenderal Iran, Esmail Kosari, pada 14 Juni mengatakan bahwa Teheran sedang mempertimbangkan opsi untuk menutup Selat Hormuz, jalur penting ekspor minyak dunia, bagi kapal tanker. (Hui)

Sumber : NTDTV.com 

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine