Citra Satelit: Fasilitas Nuklir Fordow Iran Ditembus Bom Penembus Bunker, Muncul Enam Lubang

Pada 21 Juni, Amerika Serikat meluncurkan serangan dengan bom penembus bunker berdaya besar terhadap tiga fasilitas nuklir di Iran. Berdasarkan citra dari satelit komersial, serangan terhadap fasilitas nuklir Fordow menyebabkan kerusakan serius, bahkan mungkin telah menghancurkan fasilitas bawah tanah tersebut beserta sentrifugal pengayaan uranium di dalamnya, meski hal ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh para ahli. Pihak Iran sendiri berusaha meremehkan tingkat kerusakan.

EtIndonesia. Citra satelit memperlihatkan enam lubang pada pegunungan tempat fasilitas Fordow berada, yang diduga akibat bom penembus bunker, dengan tanda-tanda gangguan di sekitar permukaan tanah yang tertutup debu tebal.

Sejumlah pakar menyatakan bahwa kemungkinan besar Iran telah memindahkan sebagian uranium yang diperkaya mendekati level senjata dari Fordow sebelum serangan pada  21 Juni pagi. Uranium tersebut dan komponen nuklir lainnya diduga disembunyikan di lokasi-lokasi yang tidak diketahui oleh Israel, Amerika Serikat, maupun Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Citra dari Maxar Technologies menunjukkan adanya aktivitas tidak biasa pada 19 dan 20 Juni di fasilitas Fordow, termasuk antrean kendaraan di luar gerbang fasilitas. Seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters pada 22 Juni bahwa sebagian besar uranium yang diperkaya hingga 60% telah dipindahkan sebelum serangan.

Namun, mantan inspektur IAEA dan Direktur Institute for Science and International Security, David Albright, menyatakan:

“Mereka benar-benar menggunakan bom penembus raksasa (Massive Ordnance Penetrator, MOP) untuk menghantam langsung.”

 “Saya kira fasilitas itu kemungkinan besar sudah hancur.”

Namun begitu, Decker Eveleth, peneliti dari CNA Corporation yang khusus mempelajari citra satelit, menyatakan bahwa aula tempat ratusan sentrifugal dipasang terlalu dalam di bawah tanah, sehingga tingkat kerusakan tidak bisa dinilai hanya dari citra satelit.

Pakar pencegahan proliferasi nuklir dari Middlebury Institute of International Studies di Monterey, California, Jeffrey Lewis, mengatakan:

“Saya rasa sangat sulit untuk yakin sepenuhnya telah menghancurkan seluruh program nuklir mereka. Paling tidak hanya bisa menunda program mereka beberapa tahun.”
“Kemungkinan besar masih ada fasilitas lain yang belum diketahui keberadaannya.”

Kepala IAEA, Rafael Grossi, menyatakan bahwa sulit untuk menilai tingkat kerusakan fasilitas nuklir Iran, karena sejak serangan Israel pada 13 Juni, inspektur IAEA tidak dapat mengakses lokasi-lokasi nuklir di Iran.

Menurut AFP, meskipun komunitas internasional kesulitan menilai dampaknya, terutama karena fasilitas seperti Fordow dan Natanz berada di bawah tanah, beberapa pemerintah Eropa menyimpulkan bahwa sebagian besar program nuklir Iran telah rusak akibat serangan AS.

Informasi Tambahan:

  • Fasilitas Fordow:
    Terletak di bawah sebuah gunung, sekitar 100 km barat daya Teheran, dekat kota suci Syiah Qom. Tempat ini menjadi sasaran serangan “penuh muatan bom”.
  • Fasilitas Natanz:
    Terletak sekitar 220 km tenggara Teheran. Pengayaan uraniumnya telah mencapai kemurnian 60% (mendekati level senjata). Sebelumnya, Israel telah menghancurkan sebagian struktur permukaan fasilitas ini. Setelah serangan dengan bom GBU-57 oleh AS, terlihat kawah besar di lokasi tersebut.
    Fasilitas ini dulunya hanya digunakan untuk pengayaan uranium hingga 5%. Menurut IAEA, serangan Israel menyebabkan pemadaman listrik, sehingga sebagian besar sentrifugal rusak.
  • Fasilitas Isfahan:
    Sejak pecahnya perang antara Iran dan Israel pada 13 Juni, tempat ini sudah diserang oleh Israel. Sebelum serangan rudal jelajah AS, citra satelit telah menunjukkan kerusakan akibat pemboman Israel.
    Menurut IAEA, sebagian besar uranium yang diperkaya tinggi disimpan di bawah tanah di Isfahan, dan pintu masuk ke terowongan ini telah menjadi target serangan militer AS. (Hui/asr)

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Dighosting Lebih Menyakitkan daripada Penolakan dan Lebih Sulit untuk Dilupakan

Penolakan sosial mengaktifkan banyak jalur saraf yang sama seperti rasa sakit fisik. Oleh Fjolla Arifi Pesan terakhir itu tetap berada di sana, terkirim dan sudah dibaca....

Seperti Apa Kondisi Otak Anda Saat Membenci Seseorang?

Cinta membuat kekurangan tampak tak berarti, sedangkan kebencian membuat kekurangan yang tak ada seolah nyata Arsh Sarao Ketika Anda melihat sekilas seseorang yang Anda benci, otak...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine