Kuliner Jawa Timur memang tidak pernah ada habisnya terutama kuliner Surabaya. Di tengah gemerlap kuliner Surabaya yang kaya akan cita rasa, Sate Klopo Cak Mad hadir sebagai salah satu hidangan ikonik yang berhasil memikat lidah banyak orang. Berdiri sejak 2015, usaha ini didirikan oleh Rusli Yuwelana (Cak Rusli), seorang pengusaha kuliner asli Surabaya yang lahir pada 1984. Dengan tekad kuat dan semangat pantang menyerah, Cak Rusli membangun bisnisnya dari nol hingga kini menjadi salah satu destinasi sate klopo favorit di Kota Pahlawan.
Awal Mula Berdirinya Sate Klopo Cak Mad
Rusli Yuwelana memulai usahanya dengan berjualan sate klopo di depan sekolah Pucang Jajar, Kertajaya, Surabaya. Awalnya, ia hanya menyewa sebuah tempat kecil di sekitar kantin sekolah. Namun, karena ketekunan dan rasa sate yang khas, pelanggannya semakin bertambah. Setahun berjalan, Rusli memutuskan untuk mengembangkan usahanya secara mandiri dengan dukungan penuh dari sang istri.
Inspirasi mendirikan usaha sate klopo ini berawal dari kenangan masa kecil Cak Rusli. Setiap berkunjung ke rumah kakeknya di daerah Pacar Keling, Surabaya, ia selalu disuguhi sate klopo yang lezat. Kenangan itulah yang kemudian memotivasinya untuk menciptakan hidangan serupa dengan cita rasa otentik. Maka terciptalah sate klopo ala Cak Rusli namun diberi label Sate Klopo Cak Mad (nama putra pertamanya bernama Muhammad).
“Saya ingin meninggalkan warisan untuk anak keturunan saya usaha kuliner ini maka saya beri nama Sate Klopo Cak Mad, seperti nama anak saya,” jelas Cak Rusli kepada The Epoch Times.

Perjuangan dan Inovasi dalam Membangun Brand
Membangun usaha kuliner bukanlah hal mudah. Cak Rusli mengawali bisnisnya dengan mencoba berbagai resep, terutama dengan bantuan istrinya yang terus berinovasi dalam menciptakan bumbu sate yang khas. Salah satu keunikan Sate Klopo Cak Mad terletak pada bumbu kacangnya yang kasar dan juga irisan sate yang lebih besar namun tetap empuk dan bumbu khas yang berbeda, memberikan sensasi berbeda dibanding sate pada umumnya.
Awalnya, pemasaran dilakukan secara offline melalui komunitas-komunitas kuliner yang diikuti Cak Rusli. Namun, seiring perkembangan zaman, ia mulai memanfaatkan media sosial dan platform online seperti GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood. Strategi ini terbukti efektif dalam memperluas jangkauan pelanggan.
Konsistensi Rasa dan Warisan untuk Generasi Selanjutnya
Salah satu kunci kesuksesan Sate Klopo Cak Mad adalah konsistensi rasa. Cak Rusli sangat menjaga kualitas bumbu dan penyajiannya sehingga pelanggan selalu mendapatkan cita rasa yang sama setiap kali berkunjung. Harganya pun terjangkau, mulai dari Rp13.000 hingga Rp30.000 per porsi (porsi lengkap dengan nasi sate daging ayam dan daging sapi), dengan harga murah namun sedap membuat sate ini digemari berbagai kalangan.
Cak Rusli berharap usaha ini dapat menjadi warisan kuliner bagi anak-anaknya, Muhammad Ridho dan Muhammad Attar. Ia ingin bisnis ini terus berkembang dan menjadi legenda seperti sate-sate legendaris lainnya di Surabaya.
Pantang Menyerah dan Modal Kecil Bisa Jadi Besar
Bagi Cak Rusli, menjadi pengusaha UMKM harus memiliki mental pejuang. Ia menekankan bahwa kesuksesan tidak datang instan. Meski demikian Cak Rusli mengaku saya bisa tiga hari sekali menusuk daging untuk sate minimal 300 tusuk (daging sapi dan daging ayam).
“UMKM itu harus kuat, berawal dari kecil biar menjadi besar. Jangan mudah menyerah hanya karena hari ini sepi. Besok buka lagi, terus berdoa, yakin pasti ramai.” Kata Cak Rusli yang istrinya juga memiliki usaha warung penyetan.
Ia juga percaya bahwa media digital memegang peranan penting dalam memajukan usaha kecil. Dengan memanfaatkan sosial media (dapat dipesan melalui WA (087855946618), pemasaran bisa dilakukan tanpa harus membuka gerai besar. Untuk mencicipi di warungnya berada di jalan menur V no 31 Surabaya, (daerah pasar lokal di gang tersebut) atau juga dapat dipesan 24 jam di Artotel TS Suite Sutos Surabaya.
Visi ke Depan: Ekspansi dan Menjadi Legenda Kuliner Surabaya
Ke depan, Cak Rusli berencana untuk terus mengembangkan usahanya, baik dari segi pemasaran maupun varian menu. Ia juga aktif mengikuti pameran kuliner untuk memperkenalkan Sate Klopo Cak Mad ke lebih banyak orang.
“Saya ingin sate ini dikenal bukan hanya di Surabaya, tapi juga di seluruh Indonesia. Yang penting konsisten, pelan-pelan pasti bisa besar,” ujarnya penuh semangat.
Sate Klopo Cak Mad adalah bukti bahwa usaha kecil dengan ketekunan dan konsistensi bisa tumbuh menjadi legenda. Rusli Yuwelana membangun bisnisnya dari bawah, mengandalkan kualitas, dan memanfaatkan teknologi untuk berkembang. Dengan semangat pantang menyerah, ia berharap usaha ini akan terus hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Bagi pecinta kuliner Surabaya, Sate Klopo Cak Mad bukan sekadar hidangan, melainkan sebuah cerita perjuangan, kenangan, dan warisan rasa yang tak terlupakan.
“Dari kecil jadi legenda, itulah mimpi kami.” – Rusli Yuwelana.


